Tentang Penyakit Hawar Daun (Penyakit Kresek)

Tentang Penyakit Hawar Daun (Penyakit Kresek)

Tentang Penyakit Hawar Daun (Penyakit Kresek)

Tentang Penyakit Hawar Daun (Penyakit Kresek) – Penyakit kresek atau penyakit hawar daun merupakan salah satu jenis penyakit cukup berbahaya yang disebabkan oleh jamur patogen. Jenis penyakit berbahaya yang satu ini bisa menyerang bagian daun dan juga bunga tanaman. Tetapi untuk intensitas serang lebih sering terjadi pada bagian daun tanaman, sehingga biasa disebut sebagai penyakit hawar daun.

Penyakit hawar daun bisa dikenali dengan mudah yaitu jika ada tanaman yang mengalami perubahan penampilan dengan sangat cepat. Gejala awal ditandai dengan munculnya bercak yang memiliki bentuk bulat melingkar yang bisa membesar dengan sangat cepat.

Penyakit hawar daun atau penyakit kresek diawali dengan layunya sebagian besar jaringan tanaman budidaya khususnya pada bagian daun, yang bisa dengan sangat cepat menyebabkan terjadinya klorosis.

Proses seperti ini akan terjadi cukup cepat dan bahkan hanya dalam beberapa hari saja. Bagian tanaman yang sudah terserang akan mengalami perubahan menjadi coklat dan mengakibatkan kematian jaringan yang berada di bawah permukaan.

Penting untuk diketahui bahwa serangan penyakit hawar daun atau penyakit kresek ini menyebabkan kerugian dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini dikarenakan serangan penyakit ini  bisa cepat meluas dan terjadi secara mendadak.

Intensitas serangan penyakit hawar daun bisa terjadi jauh lebih cepat pada saat musim pengujan dengan tingkat kelembaban yang sangat tinggi.

Penyebab penyakit hawar daun atau penyakit kresek sendiri sangat beranekar ragam.  Namun biasanya disebabkan oleh jamur atau fungi, bakteri, dan protista atau Oomycetes.

Gejala layu yang terjadi secara mendadak akan muncul karena pembuluh floem telah tersumbat oleh koloni organisme patogen, selanjutnya akan terjadi penyebaran ke jaringan-jaringan yang lainnya.

Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman budidaya yang seringkali terserang penyakit hawar daun:

1). Tanaman Padi : Hawar daun yang menyerang tanaman padi disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae

2). Tanaman Jagung : Hawar daun yang menyerang tanaman jagung disebabkan oleh jamur atau cendawan Chocilobolus heterostrophus

3). Tanaman Kentang : Hawar daun yang menyerang tanaman kentang disebabkan oleh jamur Oomycetes Phytopthora infestas. Sedangkan untuk hawar altenaria atau yang biasa disebut dengan bercak kering diakibatkan oleh fungi kosmopolit alternaria

4). Tanaman Tomat : Hawar alternaria atau yang biasa disebut dengan bercak kering disebabkan oleh fungi kosmpolit alternaria

5). Tanaman Pir : Hawar daun yang menyerang tanaman pir disebabkan oleh bakteri Erwinia amylovora

6). Tanaman Apel : Hawar daun yang menyerang tanaman apel disebabkan oleh bakteri Erwinia amylovora

7). Tanaman Rasberry : Hawar daun yang menyerang tanaman rasberry disebabkan oleh bakteri Erwinia amylovora

Sebenarnya penyakit hawar daun daun atau penyakit kresek ini masih bisa diatasi dengan cukup mudah. Penyakit ini dapat diatasi dengan selalu menjaga kebersihan areal lahan, sistem drainase yang baik, dan melakukan penanaman yang tidak rapat supaya sirkulasi udara menjadi lancar dan dapat mengurangi kadar kelembaban.

Namun disamping itu, bisa juga dengan perlakuan secara kimiawi yaitu dengan menggunakan pestisida kimia. Penggunaan pestisida harus dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan petunjuk. Dosis harus sesuai dengan kebutuhan, jangan sampai berlebihan ataupun kekurangan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai penyakit hawar daun atau penyakit kresek. Semoga sedikit informasi yang telah kami sampaikan kali ini bisa bermanfaat bagi pembaca semua.