Tehnik Semai Cabai Yang Tepat Agar Tumbuh Dengan Cepat Dan Serempak

Tehnik Semai Cabai Yang Tepat Agar Tumbuh Dengan Cepat Dan Serempak

Tehnik Semai Cabai Yang Tepat Agar Tumbuh Dengan Cepat Dan Serempak

Cabai Rawit memiliki nama latin Capsicum frutescens, dan masuk dalam jenis famili solanaceae biasa disebut cabai kecil dan memiliki ukuran panjang antara 2–4 cm, mempunyai rasa pedas dan warnanya bervariasi, yaitu hijau, merah, kuning dan oranye. Pada varietas cabai rawit tertentu umurnya panjang dan berbuah sepanjang tahun sampai 2-3 tahun jika dipelihara dengan baik serta kebutuhan haranya tercukupi.

Dalam budidaya cabai rawit pasti diawali dengan proses persiapan bibit. Pada tahap ini biasanya meliputi proses penyemaian benih terlebih dahulu. Tujuan penyemaian benih sendiri adalah menghindari dan menekan adanya kematian bibit tanaman serta meningkatkan efektifitas penggunaan benih. Dalam tehnik penyemaian benih cabai juga bisa dilakukan melalui beberapa alternatif. Dan berikut ini beberapa tehnik semai cabai yang tepat agar dapat tumbuh dengan cepat dan Serempak.

  1. TEHNIK SEMAI BENIH CABAI DENGAN POLYBAG
  • Menyiapkan polybag dengan ukuran 6 x 8 cm, dan buat lubang pada bagian bawah polybag untuk drainase,
  • Isi polybag dengan media semai.
  • Susun polybag sesuai dengan media semai.
  • Kemudian susun polybag tersebut sesuai selera
  • Lakukan penyiraman pada polybag lalu diamkan beberapa saat
  • Sambil menunggu media polibag, lakukan perendaman benih dengan air hangat kuku selama 3 – 4 jam kemudian tiriskan. Agar mempercepat proses perkecambahan tambahkan pupuk ZPT secukupnya atau bisa juga menggunakan larutan bawang merah.
  • Setelah direndah tiriskan benih sebelum dimasukkan kedalam polybag.
  • Kemudian masukan benih satu persatu kepolybag (1 polybag 1 benih),
  • Tutup benih tersebut dengan tanah halus yang sudah diayak. jangan terlalu tebal, sebab akan menghambat pertumbuhan benih.
  • Semprot dengan insektisida untuk mencegah gangguan semut dan serangga lainnya,
  • Lalu tutup bagian dengan mulsa plastik selama -/+ 7 hari dan tunggu  sampai benih tumbuh. Penutupan dengan mulsa plastik dimaksudkan untuk menciptakan suasana hangat namun lembab, agar benih cepat berkecambah dan tumbuh serentak. Jika benih sudah tumbuh segera buka penutup mulsa. Kemudian buat para-para sebagai naungan dengan atap plastik bening tembus cahaya agar benih tidak rusak jika turun hujan. Cara ini bisa dilakukan untuk menyemai benih cabai, menyemai benih terung dan menyemai benih tomat. Demikian cara menyemai benih cabe, terong, tomat dan benih lainya. Semoga bermanfaat…
  • Lakukan pengecekan kelembaban setiap hari, jika kondisi tanah sering kering semprot dengan air, namun juga jangan terlalu sering. Karena kadar air yang terlalu banyak juga dapat membuat benih membusuk dan mati.
  • Biasanya benih akan tumbuh serentak di hari ke – 6 atau ke – 7. Jika sudah tumbuh setidaknya 70% buka mulsa penutup dan buat para-para sebagai naungan.

 

  1. TEHNIK SEMAI BENIH CABAI PADA BEDENGAN (TANPA Polybag)
  • Buat bedengan sesuai kebutuhan dengan media semai yang sudah didiapkan sebelumnya.
  • Lakukan penyiraman pada lahan dengan air secukupnya.
  • Buat jarak pada setiap bedengan minim 3 cm agar benih yang tumbuh tidak berhimpitan.
  • Kemudian masukan benih yang sudah di rendam oleh air hangat dan larutan ZPT pada larikan dengan jarak 2 -3 cm, kemudian tutup dengan tanah halus.
  • Tutup benih tersebut dengan tanah halus yang sudah diayak. jangan terlalu tebal, sebab akan menghambat pertumbuhan benih.
  • Semprot dengan insektisida untuk mencegah gangguan semut dan serangga lainnya,
  • Lalu tutup bagian dengan mulsa plastik selama -/+ 7 hari dan tunggu  sampai benih tumbuh,
  • Lakukan pengecekan kelembaban setiap hari, jika kondisi tanah sering kering semprot dengan air, namun juga jangan terlalu sering. Karena kadar air yang terlalu banyak juga dapat membuat benih membusuk dan mati.
  • Biasanya benih akan tumbuh serentak di hari ke – 6 atau ke – 7. Jika sudah tumbuh setidaknya 70% buka mulsa penutup dan buat para-para sebagai naungan.

 

  1. CARA SEMAI CABAI DENGAN MEDIA TISU
  • Menyiapkan alat dan bahan Kertas tissue, Sprayer, Nampan atau wadah tempat semai, Benih cabai berkualitas (unggul),
  • Setelah alat dan bahan siap maka ambil beberapa lembar kertas tissue dan tata rapi pada nampan. Buat 2-3 susun.
  • Semprot tissu yang sudah disusun dengan air menggunakan sprayer. Jaga tisu agar tetap lembab saja jangan sampai menggenang agar biji tidak berjamur dan busuk.
  • Kemudian benih cabai dan tata dengan rapi di atas tissue.
  • Tutup benih dengan tissue kemudian semprot lagi dengan sprayer.
  • Tutup rapat persemaian dengan menggunakan plastik dan simpan pada tempat yang teduh.
  • Biarkan benih sampai tumbuh dan berkecambah hingga benih bisa dipindah ke media tanam.

 

  1. CARA SEMAI CABAI DENGAN POT TRAY

Banyak yang menggunakan pot tray sebagai wadah proses semai pengganti polybag. Proses semai dengan pot tray juga lebih sederhana dan mudah untuk diterapkan. Berikut langkah – langkah yang bisa dilakukan.

  • Siapkan pot tray dan media semai. Biasanya banyak yang menggunakan media semai berupa campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang.
  • Setelah media semai sudah didapatkan, dan campur secara merata.
  • Masukkan media semai ke dalam pot tray.
  • Tahap selanjutnya sama dengan menyemai benih cabai dengan polybag.

 

  1. CARA SEMAI CABAI DENGAN ROCKWOOL
  • Menyiapkan alat dan bahan berupa Rrockwool Nampan, Cutter, Sprayer air, ZPT atau larutan bawang merah
  • Rendam benih cabai pada air hangat kuku yang sudah diberi larutan ZPT.
  • Potong-potong rockwoll membentuk dadu.
  • Susun potongan-potongan rockwoll pada nampan.
  • Buat lubang pada bagian tengah rockwoll sebagai tempat meletakkan benih cabai.
  • Siram rockwoll sampai basah namun jangan sampai tergenang.
  • Masukkan benih cabai pada rockwoll dengan 1 potongan rockwoll satu biji cabai.
  • Letakkan persemaian pada tempat yang teduh sampai benih tumbuh.
  • Setelah benih tumbuh selanjutnya bisa dipindah ke tempat yang terkena cahaya matahari sampai bibit siap dipindah ke lahan tanam.

 

  1. CARA SEMAI CABAI DENGAN TANAH CETAKKAN
  • Sebelum mulai semai harus bersihkan lahan yang akan dijadikan tempat persemaian.
  • Siapkan tanah halus dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1 kemudian aduk-aduk agar tercampur rata.
  • Siram campuran tanah dan pupuk kandang tersebut dengan air sampai basah kemudian aduk-aduk sampai membentuk adonan.
  • Semprot lahan yang akan digunakan untuk menyemai dengan pestisida.
  • Alasi tempat semai dengan daun pisang atau sekam padi.
  • Buat pagar pembatas setinggi kira-kira 5 cm pada setiap sisi persemaian.
  • Masukkan tanah adonan kemudian ratakan dan iris-iris membentuk dadu.
  • Buat lubang tanam pada setiap potongan kemudian masukkan benih (satu potongan 1 benih).
  • Kemudian tutup persemaian dengan plastik gelap agar suhu menjadi hangat.
  • Diamkan selama kurang lebih 7 hari
  • Jika benih sudah berkecambah buka plastik penutup dan ganti dengan plastik sungkup.
  • Benih siap dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur 25-30 hari setelah semai.

Demikian artikel kami tentang TEHNIK SEMAI CABAI YANG TEPAT AGAR TUMBUH DENGAN CEPAT DAN SEREMPAK. Semoga bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *