Membuat Lubang Pipa Paralon Media Tanam Hidroponik

Membuat Lubang Pipa Paralon Media Tanam Hidroponik

Membuat Lubang Pipa Paralon Media Tanam Hidroponik Dengan Mudah Dan Murah Tanpa Bor Listrik

Menanam tanaman atau kegiatan bercocok tanam adalah usaha menumbuhkan tanaman baik sayuran buah, sayuran, tanaman hias, buah  yang dilakukan pada media tanam dan cara perawatan tertentu. Media tanam yang wajar digunakan dalam bercocok tanam  adalah tanah dan campuran pupuk kompos, tanah sendiri untuk media bertumbuhnya akar sedangkan pupuk kompos sebagai nutrisi atau suplemen makanan yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh berkembang..

Membuat Lubang Pipa Paralon Media Tanam Hidroponik

Selain tanah dan suplemen makanan yang dibutuhkan oleh tanaman, tanaman juga membutuhkan air, seperti halnya manusia yang juga membutuhkan air. Air berperan penting sebagai pelarut nutrisi untuk mempermudah penyerapannya oleh tanaman. Air bukan hanya untuk melarutkan nutrisi pada tanaman, dalam bercocok tanam dengan metode yang hits saat ini dan juga sudah digunakan pada perang dunia ke II, air juga untuk media tanam nya dan sebagai berkembangnya akar. Metode ini disebut dengan metode bercocok tanam hidroponik.

Asal mula kata hidroponik tersebut berasal dari kata hydro dan ponos (bahasa Yunani) yang memiliki arti hydro berarti air dan ponos berarti daya. Menanam secara hidroponik juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan menanam secara hidroponik

  1. Hemat lahan

Dibanding dengan menanam pada umumnya atau dengan media konvensional (media tanah) juga kadang kali harus memiliki lahan yang luas dan sarana irigasi atau perlu air yang banyak, hidroponik dapat dimulai dari dalam rumah sekalipun dan tidak membutuhkan air yang banyak, karena apa?  Sebab tanaman hidroponik dapat tumbuh pada instalasi pipa. Dan mengenai pipa ada pembahasan mengenai pipa dibawah.

  1. Mudah

Bercocok tanam dengan metode hidroponik lebih mudah, efektif dan praktis karena petani tidak memerlukan hewan melata si cacing untuk menggemburkan tanah. Perlu diingat saat ingin bercocok tanam hidroponik, juga membutuhkan belajar dasar-dasar ilmu mengenai hidroponik terlebih dahulu.

  1. Minim terserang hama

Mengapa saya sebut minim terserang hama bukan bebas hama, karena tidak mungkin tanaman dapat terhindar dari hama walaupun dengan teknik hidroponik sekalipun.

  1. Sehat

Tanaman yang ditanam secara hidroponik lebih sehat dan segar karena dalam menanam hidroponik tidak menggunakan pestisida kimia, kalaupun memakai jumlahnya itu sedikit dan biasanya hidroponikers mengganti pestisida kimia dengan pestisida nabati karena terbuat dari bahan alami dan tentunya aman bagi manusia juga ramah lingkungan.

  1. Hasil panen banyak

Dengan lahan yang minim, bila menekuni usaha hidroponik ini akan menghasilkan hasil panen yang cukup banyak. Alasan lain mengapa hidroponik dapat menghasilkan hasil panen yang banyak karena instalasi hidroponik yang buat bertingkat akan membuat lebih banyak menampung kuantitas sebuah tanaman.

Kekurangan menanam secara hidroponik

  1. Modal yang dikeluarkan besar

Untuk menjadi hidroponikers pemula akan membutuhkan modal yang besar apalagi untuk budidaya hidroponik skala besar. Akan tetapi untuk skala hoby ada solusinya dengan menggunakan metode hidroponik sistem wick (suimbu) karena sistem ini lebih sederhana dibanding dengan sistem lain dan tentunya murah.

  1. Perlengkapan sulit didapatkan

Memang gaya bertani modern ini sudah banyak yang tahu akan tetapi mengenai peralatannya di toko pertanian sulit didapatkan, biasanya ada toko khusus hidroponik. Namun tidak perlu khawatir tetap ada solusinya dengan berbelanja di toko online bila disekitar anda tidak ada toko khusus hidroponik.

  1. Ketelitian ekstra

Memang butuh kesabaran dalam bertani hidroponik, bagaimana tidak kita harus ekstra teliti mengenai nutrisinya yang digunakan, selalu mengontrol tingkat keasaman dan perhitungan pemberian nutrisi harus sesuai dengan usia tanaman.

  1. Ketrampilan khusus

Bukan hanya ketelitian yang butuh tenaga ekstra tapi juga membutuhkan ketrampilan khusus yang harus dipelakjari lebih matang seperti keterampilan menanam, membibit, menyemai, sampai pemeliharaan dan juga perwatannya

Baca Juga : Penanaman Seledri Hidroponik Sistem Sederhana

Dalam menanam dengan metode hidroponik ada beberapa sistem yang sering dipakai yaitu,

  • Water culture system merupakan suatu sistem hidroponik yang bekerja dengan cara menggenangi tanaman dengan air yang bercampur larutan nutrisi.
  • NFT system (Nutrient Film Technique) merupakan suatu sistem hidroponik yang aplikasiannya dengan cara membagikan air nutrisi melalui aliran air yang tipis pada tanaman.
  • Ebb & flow system (sistem pasang surut) merupakan suatu sistem hidroponik yang sistemnya melalui proses pemompaan bak penampung dan kemudian akan membasahi akar tanaman, oleh karena itu tanaman mendapatkan air, nutrisi dan oksigen.
  • Drip system merupakan suatu sistem hidroponik yang pemberian larutan nutrisinya pada tanaman dengan cara meneteskan larutan nutrisi melalui pipa atau selang yang menuju media tanam.

Itulah beberapa sistem hidroponik dan beberapa dalam sistem hidroponik menggunakn pipa paralon. Yang sering pipa paralon digunakan dalam sistem NFT dan ada juga yang menggunakannya dalam hidroponik wick system atau sistem sumbu. Pipa paralon memiliki fungsi sebagai penyangga netpot/wada media tanam serta tempat aliran nutrisi dalam sistem NFT. Lain lagi pada sistem wick, pipa paralon berfungsi sebagai tandon nutrisi.

Untuk meletakkan netpot/cup pada paralon dan agar tetap stabil diperlukan lubang pada pipa paralon tersebut. Untuk membuat lubang pada paralon biasanya menggunakan bor listrik. Sebab menggunakan bor listrik untuk melubangi paralon karena memang cara yang paling praktis, cepat dan tidak ribet.

Yang jadi masalahnya, tidak semua orang yang memiliki bor listrik. Ingin bercocok tanam hidroponik tapi kesulitan melubangi pipa paralonnya karena tidak memiliki bor listrik, tenang teman masih ada merica kalau tidak ada cabai maksudnya masih ada alternatif lain yang sudah tentu murah dan mudah pastinya. Kalian hanya butuh lilin dan cutter. Untuk mengetahui caranya, berikut ulasannya,

Cara Melubangi Pipa Paralon Tanpa Bor listrik

  1. Pertama persiapkan alat dan bahan
  • Pipa paralon,
  • lilin,
  • cutter,
  • pensil/spidol,
  • penggaris,
  1. Pada bagian pipa paralon buat garis tengah, lalu buat pola lingkaran di kertas sesuai dengan ukuran netpot/cup yang akan dipakai.
  2. Nyalakan lilin kemudian arahkan ke pipa bagian lingkaran yang ingin dilubangi untuk memanaskan pipa. (Bila saat memanaskan pipa paralon sebaiknya jangan terlalu panas dan lembek. Bila terlalu lembek pipa bisa rusak dan sulit untuk dipotong. Supaya lebih mudah untuk melubanginya gunakan pipa paralon yang tidak begitu tebal tapi tidak tipis-tipis amat.)
  3. Bila ada pengering rambut (hair dryer) akan lebih praktis untuk memanaskan pipa. Namun tak mengapa bila tak punya
  4. Ambil cutter yang sudah disiapkan tadi lalu potong mengikuti pola yang dibuat.
  5. Kemudian masukkan netpot/cup pada lubang tersebut.
  6. Setelah selesai dan netpot/cup muat pada lubang, susun dan tata pipa paralon sesuai dengan selera.

Demikian sekilas tentang pemotongan pipa manual yang murah dan mudah dan sedikit informasi mengenai sistem hidroponik, mungkin seperti halnya penulis lain, saya masih belajar menulis artikel tentang hidroponik dan juga mungkin saya tidak bisa spesifik menjelaskan sistemnya dan cara pemotongan pipanya.

Sebagai penulis berharap  dengan adanya artikel ini dapat membantu anda mengetahui mengenai sistem hidroponik seklaigus mengetahui pemotongan pipa tanpa harus menggunakan bor listrik. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi ya sobat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *