Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Jengkol atau orang bule biasa menyebutnya dengan dog fruit merupakan makanan yang mempunyai efek bau tidak sedap apabila dikonsumsi.  Efek bau mulut ataupun bau pesing kamar mandi menjadi masalah bagi mereka penggemar jengkol.

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Namun Anda tida perlu khawatir lagi akan masalah tersebut. Hal ini karena efek dari bau jengkol tersebut bisa dihilangkan secara mudah tanpa mengurangi rasa khas dari jengkol itu sendiri.

Di balik baunya yang tidak sedap tersebut, ternyata jengkol mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Namun sayangnya masih banyak sekali orang yang belum mengetahui manfaat dalam mengonsumsi buah jengkol ini.

Tanaman jengkol sendiri sudah ditanam sejak lama di Indonesia. Jenis tanaman ini banyak dijumpai di beberapa negara di wilayah Asia seperti Malaysia dan Thailand. Tetapi untuk asal-usul dari tanaman jengkol masih belum diketahui secara pasti.

Di Indonesia sendiri tanaman jengkol memiliki banyak sebutan nama, yaitu jengkol (Jawa), jaawi (Lampung), jaring (Sumatera), lubi (Sulawesi Utara), kicaang (Sunda), dan blandingan (Bali).

Kandungan Zat Gizi Jengkol

Meskipun jengkol sering dianggap sebagai salah satu makanan rendah kelas, tetapi hasil dari sebuah penelitian menyebutkan bahwa jengkol memiliki banyak kandungan protein, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, kalsium, fosfor, alkaloid, steroid, minyak atsiri, glikosa, dan saponin. Untuk kandungan gizi jengkol secara langkap bisa Anda lihat pada tabel berikut ini:

Komposisi Gizi per 100 gram Biji Jengkol
Zat Gizi Kadar
Energi (kkal) 133
Protein (g) 23,3
Karbohidrat (g) 20,7
Vitamin A (SI) 240
Vitamin B (mg) 0,7
Vitamin C (mg) 80
Fosfor (mg) 166,7
Kalsium (mg) 140
Besi (mg) 4,7
Air (g) 49,5

Manfaat Mengonsumsi Jengkol

Dengan banyaknya kandungan gizi yang dimilikinya maka tak heran jika jengkol sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Adapun manfaat mengonsumsi jengkol adalah sebagai berikut:

  1. Sumber Protein

Tubuh manusia sudah pasti membutuhkan asupan protein yang cukup. Biasanya asupan protein ini bisa didapatkan dari daging, tempe, tahu, susu, dan makanan yang lainnya. Dalam hal ini jengkol ternyata juga bisa menjadi sumber protein. Bahkan kandungan protein yang dimiliki oleh jengkol melebihi kandungan protein yang terdapat dalam kacang hijau.

Namun yang penting untuk diperhatikan adalah jangan sampai mengonsumsi jengol dalam jumlah yang banya. Konsumsilah dalam batas sewajarnya saja.

  1. Mencegah Penyakit Mag

Apabila Anda mempunyai mag tentunya akan berdampak langsung pada lambung sehingga akan sangat berbahaya. Maka dari itu, Anda bisa mencegah penyakit mag ini dengan mengonsumsi jengkol secara rutin.

Sebuah penelitian yang telah dilakukan pada seekor tikus menunjukkan bahwa tikus yang memakan jengkol akan lebih terlindungi dan terhindar dari berbagai macam gangguan pencernaan, seperti maag.

  1. Menangkal Radikal Bebas

Apabila tubuh kekurangan antioksidan, maka radikal bebas atau racun akan sangat mudah untuk masuk ke dalam tubuh sehingga bisa mengakibatkan datangnya berbagai penyakit. Hal ini juga dapat diatasi dengan mengonsumsi jengkol secara rutin.

Sebab, jengkol memiliki kandungan banyak antioksidan seperti polifenol, terpenoid, dan juga alkaloid yang bisa melawan radikal bebas atau racun dalam tubuh yang dapat mengakibatkan penyakit jantung, diabetes, dan juga gangguan metabolik yang lainnya.

  1. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein dalam jumlah yang sangat tinggi pada jengkol bisa membantu pembentukan jaringan tubuh. Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa memang kandungan protein yang dimiliki oleh jengkol jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein dalam kedelai dan kacang hijau.

  1. Mencegah Anemia

Jengkol mengandung banyak zat besi yang dimana kandungan ini memiliki peran sangat penting dalam mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah di dalam tubuh. Jika misalnya tubuh kekurangan zat besi maka sudah pasti produksi sel darah merah akan menjadi berkurang. Dengan demikian suplain oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga menjadi berkurang.

Karena berkurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel dapat menurunkan kinerja sel. Maka tak heran jika seseorang kekurangan kandungan zat besi akan terlihat sangat lemah dan mudah lemah. Oleh karena itu Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi jengkol secara rutin.

  1. Dapat Mencegah Tulang Rapuh Serta Memperkuat Tulang dan Gigi

Jengkol juga memiliki kandungan kalsium dan fosfor. Kedua zat ini merupakan zat yang paling dibutuhkan oleh tulang. Hal ini karena kandungan kalsium dan fosfor ini bisa membantu untuk mencegah tulang rapuh atau osteoporosis. Jadi rutin mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup akan membuat tulang menjadi kuat.

  1. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Jengkol merupakan salah satu makanan yang memiliki sifat diuretik yaitu pembuangan urine menjadi halus. Perlu diketahui bahwa pembuangan urine yang halus akan sangat baik sekali bagi penderita penyakit jantung.

  1. Merampingkan Perut

Jengkol bisa membantu dalam merampingkan perut. Hal ini dikarenakan adanya kandungan paling penting yang dimiliki oleh buah jengkol yaitu kandungan serat dalam jumlah yang sangat tinggi.

Kandungan serat tersebut bisa membantu untuk melancarkan Buang Air Besar (BAB) sehingga secara tidak langsung akan membuat perut Anda menjadi langsing. Salah satu perut buncit sendiri adalah karena Buang Air Besar (BAB) yang tidak lancar atau tidak teratur.

  1. Mencegah Diabetes

Menariknya lagi ternyata jengkol bisa mencegah penyakit diabetes. Jengkol mempunyai zat penting tidak tidak akan ditemukan pada bahan makanan yang lainnya. Zat tersebut dinamakan dengan asam jengkolat.

Kandungan asam jengkolat ini akan membentuk kristal yang tidak akan larut oleh air. Namun karena bersifat diuretik maka jengkol tidak disarankan untuk dikonsumsi bagi orang-orag yang sedang mengalami gangguan ginjal.

  1. Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Ibu hamil sudah pasti sering mengalami konstipasi. Kandungan serat yang ada dalam buah jengkol bisa mengatasi masalah konstapasi. Atau dengan kata lain serat yang terkandung dalam jengkol bisa melancarkan pencernaan dan Buang Air Besar.

  1. Mengatasi Penyempitan Pada Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung tentu akan mengalami penyempitan pada pembuluh darah. Dengan demikian maka darah yang akan mengalir untuk menuju ke jantung bisa menjadi kurang lancar.

Kandungan mineral yang ada di dalam jengkol bisa membantu untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Selain itu, kandungan mineral ini juga bisa mencegah pembuluh darah agar tidak menyempit kembali. Nah, supaya manfaat jengkol ini bisa menjadi lebih maksimal maka kami sarankan untuk tidak memasak jengkol sampai terlalu matang.

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat jengkol bagi kesehatan yang lainnya adalah bisa mengontrol kadar gula darah sehingga akan sangat baik jika dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol memliki kandungan gula yang cukup rendah. Bahkan kandungan gula dalam jengkol merupakan gula yang sangat mudah untuk diurai sehingga sudah pasti aman bagi penderita diabetes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *