Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

Kacang panjang adalah salah satu tumbuhan kacang-kacangan yang banyak ditanam di Indonesia untuk dijadikan sebagai sayuran dan merupakan menu makanan yang paling populer di Indonesia.

Berbeda halnya dengan tanaman kacang-kacangan pada umumnya. Jenis kacang panjang ini umumnya dimakan bersamaan dengan bagian kulitnya. Panjangnya jenis kacang yang satu ini bisa mencapai 75 cm.

Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

Dalam bahasa Inggris, jenis kacang panjang biasa disebut dengan Asparagus Bean, Yardlong Bean, Long podde cowpea atau Chinese long bean. Sedangkan nama kacang panjang dalam bahasa ilmiah adalah Vigna Sesquipedalis.

Kacang panjang merupakan tanaman yang tumbuh dengan subur di daerah tropis dan subtropis seperti di Asia Selatan, Tiongkok Selatan, dan Asia Tenggara. Jenis kacang ini umumnya dikonsumsi dengan cara dimasakan terlebih dahulu atau bisa juga dimakan secara langsung dalam keadaan masih segar sebagai lalapan.

Kandungan Gizi  dan Nutrisi Kacang Panjang

Berikut ini adalah kandungan gizi dan nutrisi oleh kacang panjang dalam setiap 100 gramnya.

Catatan : Kandungan gizi dan nutrisi kacang panjang mentah

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori (Energi) 47kcal (197kJ) 2%
Karbohidrat 8,35g 6%
Air 87,85g
Protein 2,8g 5%
Lemak 0,4g 2%
Vitamin A 43µg 5%
Vitamin C 18,8mg 23%
Vitamin D
Vitamin E
Vitamin K
Vitamin B1 (Thiamine) 0,107mg 9%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,11mg 9%
Vitamin B3 (Niacin) 0,41mg 3%
Vitamin B5 (Pantothenic acid) 0,55mg 2%
Vitamin B6 0,024mg 2%
Vitamin B9 (Folat) 62µg 16%
Kalsium 50mg 5%
Zat Besi 0,47mg 4%
Magnesium 44mg 12%
Manganese 0,205mg 10%
Fosfor 59mg 8%
Potassium (Kalium) 240mg 5%
Sodium 4mg 0%
Seng (Zinc) 0,37mg 4%

 

Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

Kacang yang memiliki ukuran cukup panjang ini ternyata mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh seseorang yang telah mengonsumsinya. Adapun khasiat kacang panjang bagi kesehatan tubuh manusia adalah sebagai berikut:

  1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Manfaat kacang panjang bagi kesehatan yang pertama adalah dapat menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada aktivitas antihiperglikemik dalam ekstrak kacang pajang.

Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa kacang panjang bisa membantu untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah, sehingga besar kemungkinannya jika kacang panjang baik bagi penderita diabetes. Jika Anda ingin menurunkan kadar gula darah secara alami maka bisa mencoba untuk mengonsumsi kacang panjang.

  1. Meredakan Nyeri

Penelitian yang sama menyebutkan bahwa khasiat kacang panjang yang berikutnya adalah dapat memberikan efek analgesik atau meredakan nyeri dalam tubuh. Hal inilah yang membuat kacang panjang mampu untuk mengatasi segala nyeri seperti nyeri haid.

Kandungan mineral seperti mangan yang terdapat di dalam kacang panjang memang bisa membantu dalam menurunkan gejala dismenore dan dapat meningkatkan suasana hati.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Kanker

Manfaat kacang panjang yang berikutnya adalah bisa membantu untuk menurunkan risiko penyakit kanker. Beberapa macam jenis penyakit kanker seperti kanker usus, kanker payudara, kanker paru-paru, sampai dengan kanker otak bisa dicegah dengan mengonsumsi kacang panjang.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan antioksidan alami dan asam folat yang terkandung dalam kacang panjang. Maka dari itu, apabila Anda ingin terhindar dari risiko penyakit yang sangat berbahaya ini maka Anda bisa mengonsumsi kacang panjang secara teratur.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat kacang panjang yang berikutnya adalah bisa menjaga kesehatan jantung. Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kacang panjang mampu untuk melawan radikal bebas sehingga bisa melindungi organ tubuh dari segala kerusakan.

Selain itu, kacang panjang diketahui juga bisa melancarkan sistem peredaran darah. Maka tak heran jika kacang panjang selama ini disebut-sebut sebagai makanan yang sangat baik untuk jantung.

  1. Dapat Menambah Darah

Menambah darah atau mengatasi anemia bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan tertentu yang mempunyai kandungan zat besi dan mineral lain yang bisa memicu perkembangan sel darah merah.

Karena adanya kandungan berbagai mineral yang terdapat dalam kacang panjang, maka menambah darah atau mengatasi anemia bisa menjadi salah satu khasiat kacang panjang yang sayang sekali apabila dilewatkan.

  1. Meningkatkan Stamina

Selain dapat menjaga kesehatan jantung, manfaat lain dari kacang panjang adalah dapat meningkatkan stamina. Pada saat melakukan berbagai aktivitas fisik yang tergolong berat seperti berolahraga, tentunya tubuh akan membutuhkan asupan oksigen yang jauh lebih banyak.

Oleh karena itu, dengan bantuan kacang panjang yang bisa melancarkan sistem peredaran darah dan bisa memicu pembentukan sel darah merah maka stamina Anda akan tetap terjaga meskipun sedang berolahraga.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Manfaat kacang panjang berikutnya adala bisa menjaga kecerahan kulit. Peredaran darah yag lancar tentunya bisa membuat kulit menjadi terlihat jauh lebih sehat. Selain itu, kandungan vitamin C dalam kacang panjang sangat bermanfaat dalam menjaga kecerahan kulit.

  1. Nutrisi Bagi Ibu Hamil

Kacang panjang juga dijadikan sebagai salah satu nutrisi yang baik untuk ibu hamil. Hal ini karena kacang panjang mempunyai kandungan asam folat yang cukup penting dalam perkembagan sel dan juga DNA pada janin.

Dengan mengonsumsi asam folat yang cukup maka bisa mengurangi risiko cacat pada bayi. Kacang panjang bisa dijadikan sebagai salah satu makanan pendamping untuk dapat memenuhi asupan folat pada ibu hamil.

  1. Menjaga Imunitas Tubuh

Manfaat kacang panjang berikutnya adalah bisa menjaga imunitas tubuh. Kandungan vitamin C dan juga polifenol yang ada di dalam kacang panjang bisa membantu untuk melawan radikal bebas yang biasa menyerang tubuh.

Dengan demikian makan imunitas tubuh akan semakin meningkat. Apabila sistem imun tubuh terjaga maka tubuh secara efektif mampu untuk melawan berbagai macam infeksi. Anda pun akan terhindar dari segala macam penyakit

 

Efek Samping Kacang Panjang

Kacang panjang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, tetapi kacang panjang juga bisa memberikan efek samping apabila dikonsumsi dalam batas yang tidak wajar atau berlebih. Mengonsumsi kacang panjang dalam jumlah yang terlalu banyak bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti gangguan pada sistem pencernaan, reaksi alergi, sampai dengan memicu gangguan hati dan ginjal.

Kancang panjang merupakan jenis tanaman polong-polongan dan memang memiliki kandungan protein yang sangat baik untuk tubuh. Namun makanan jenis ini sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh Anda yang memiliki riwayat penyakit asam urat.

Maka dari, kami sarankan kepada Anda untuk mengonsumsi kacang panjang dalam batas sewajarnya saja. Pastikan juga bahwa Anda tidak mengalami suatu kondisi tertentu yang dimana mengharuskan untuk tidak mengonsumsi kacang panjang.

Demikian informasi mengenai “Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan” yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang sudah kami sampaikan pada pembahasan kali ini bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.

Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

Buah jambu sudah lama dikenal akan manfaatnya sebagai buah yang sangat baik bagi penderita demam berdarah. Namun selain buahnya, ternyata daun jambu biji juga memiliki sejuta manfaat untuk mengatasi berbagai macam kondisi kesehatan, termasuk sebagai anti bakteri dan anti tumor.

Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

Daun jambu biji memang bermanfaat karena memiliki berbagai macam kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Beberapa kandungan nutrisi tersebut adalah antioksidan alami yang sangat tinggi, potasium, vitamin C, dan juga serat.

Untuk mendapatkan manfaatnya maka Anda bisa mengolah daun jambu biji sebagai teh herbal atau ekstrak daunnya sebagai suplemen. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini kami akan memberikan informasi mengenai manfaat daun jambu biji untuk kesehatan.

Manfaat Daun Jambu Biji

  1. Mengobati Diare

Daun jambu biji dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada perut seperti mencret, diare dan berbagai masalah pada perut yang lainnya. Cara untuk mendapatkan manfaat ini cukup mudah, Anda bisa mengonsumsi secara langsung daun jambu biji yang masih mudah (pucuk daun), yaitu dengan cara mengunyah kemudian menelannya.

Selain itu, Anda juga bisa meminum seduhan daun jambu biji. Diseduh dengan air yang mendidih ataupun dengan cara merebusnya.

  1. Mencegah Penyakit Kanker

Manfaat daun jambu biji untuk kesehatan yang berikutnya adalah mampu untuk mencegah dan menghentikan perkembangan sel-sel kanker. Hal ini dikarenakan adanya zat anti kanker dan anti tumor seperti  quercetin, lycopene, dan juga vitamin C yang memiliki fungsi sebagai antioksidan alami yang dapat melawan radikal bebas.

Berbagai macam jenis penyakit kanker seperti kanker prostat, kanker lambung, kanker payudara, kanker mulut, dan kanker lainnya bisa Anda cegah dengan cara mengonsumsi ekstrak daun jambu biji secara rutin.

  1. Mengurangi Gejala Sakit Gigi dan Gusi

Sakit gigi dan gusi sudah pasti bisa menganggu kegiatan Anda dalam sehari-hari. Tetapi ada kalanya sakit gigi dan juga gusi ini muncul dengan tiba-tiba sehingga tidak dapat dihindari.

Apabila Anda mengalami sakit gigi dan gusi maka Anda bisa langsung coba berkumur dengan ekstrak daun jambu biji agar bisa sembuh. Ekstrak daun jambu biji mempunyai zat anti inflamasi sehingga ampuh dalam meredakan sakit gigi dan gusi.

  1. Mengontrol Diabetes

Menurut sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Yakult Central Institude di negara Jepang, teh daun jambu biji diketahui sangat efektif dalam menurunkan glukosa darah bagi penderita penyakit diabetes, dengan cara mengurangi sebuah enzim yaitu alpha glukosidase.

Selai itu, juga bisa mencegah penyerapan sukrosa serta maltosa oleh tubuh sehingga dapat menurunkan kadar gula darah. Dengan meminum teh daun jambu biji secara teratur dalam kurun waktu 12 minggu ampuh untuk mengurangi kadar gula darah tanpa takut meningkatkan produksi insulin.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Menumpuknya kadar kolesterol dalam tubuh tentu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Dengan mengonsumsi daun jambu biji secara rutin bisa membantu untuk menurunkan kadar kolesterol jahat serta trigliserida dalam pembuluh darah secara berlebihan.

Dengan demikian maka secara tidak langsung hal ini bisa mencegah penyumbatan darah, stroke, dan juga serangan jantung.

  1. Mengobati Alergi

Apakah Ada merasa sering terganggu dengan penyakit alergi? Jika iya maka Anda harus segera mencari obatnya. Salah satu obat yang paling ampuh dalam mengatasi alergi adalah daun jambu biji.

Daun jambu biji mempunyai sebuah zat yang sangat berkhasiat dalam mengobati penyakit alergi, yakni histamin. Nah, jika Anda tiba-tiba mengalami alergi maka bisa langsung mengonsumsi ekstrak daun jambu biji untuk dapat mengatasinya.

  1. Mengurangi Gejala Penyakit Bronkitis

Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi pada saluran pernapasan (bronkus), yang dimana penyakit ini segera membutuhkan penanganan secara tepat. Anda dapat memanfaatkan daun jambu biji sebagai obat herbal dalam mengatasi penyakit bronkitis.

Daun jambu biji bisa membantu untuk megencerkan lendir yang ada di dalam saluran pernapasan, melegakan napas, dan juga membuka paru-paru.

  1. Menurunkan Kelebihan Berat Badan

Apakah Anda sedang menjalankan program diet untuk dapat menurunkan kelebihan berat badan? Jika iya maka Anda bisa mencoba mengonsumsi ekstrak daun jambu biji untuk mengatasi kelebihan berat badan.

Manfaat dan jambu biji disini bisa mencegah pati kompleks menjadi gula. Dengan demikian karbohidrat akan dipecah dalam hati yang kemudian dimanfaatkan oleh tubuh sebagai tenaga. Jadi, Anda bisa mengonsumsi ekstrak daun jambu biji secara teratur bahkan bila perlu setiap hari untuk program diet Anda.

  1. Meningkatkan Kualitas Sperma

Bagi Anda yang sedang menjalani program agar bisa mempunyai buah hati, maka menjaga kualitas sperma tentu sangat penting supaya pasangan bisa segera hamil. Selain dengan mengonsumsi makanan yang sehat, mengonsumsi ekstrak daun jambu biji ternyata juga dapat meningkatkan kualitas sperma.

  1. Meringankan Gejala Nyeri Saat Menstruasi

Banyak sekali wanita yang menderita dismenore yang dimana ditandai dengan nyeri haid, seperti misalnya kram perut. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa ekstra daun jambu biji mampu untuk mengurangi intensitas nyeri kram menstruasi.

Penelitian yang dilakukan pada sekitar 197 wanita yang sedang mengalami gejala dismenore menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi 6 miligram ekstrak daun jambu biji secara rutin akan mengalami penurunkan intensitas nyeri haid.

  1. Perawatan Luka dan Infeksi

Daun biji mempunyai sifat penyembuhan yang bisa mengobati luka. Sumber antibakteri di dalam jambu biji bisa mencegah infeksi dan akan mengurangi peradangan pada rahim untuk dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Selain berkhasiat untuk luka, teh daun jambu biji bisa membantu untuk menyembuhkan infeksi telinga.

  1. Mengobati Rambut Rontok

Daun jambu biji yang sudah ditumbuk sampai halus bisa mengeluarkan banyak sekali bahan aktif dan antioksidan alami. Dengan mengoleskannya pada bagian kulit kepala tentu bisa merangsang perkembangan rambut dan mengatasi radang pada kulit kepala yang mengakibatkan kerontokan rambut prematur.

Selain dengan cara ditumbuk, Anda juga dapat merebus daun jambu biji secukupnya dalam satu liter air selama kurang lebih 20 menit. Jika sudah dingin maka Anda bisa mengoleskannya pada kulit kepala dan pijat secara pelan.

  1. Mengobati Jerawat dan Bintik Hitam

Jerawat dan bintik-bintik hitam pastinya akan sangat menganggu penampilan kulit wajah. Namun kini Anda tidak perlu khawatir karena daun jambu biji bisa digunakan sebagai salah satu cara yang paling efektif dalam menghilangkan jerawat serta flek hitam pada kulit. Hal ini dikarenakan adanya kandungan antiseptik yang bisa membunuh bakteri penyebab jerawat.

Untuk mendapatkan manfaat ini maka Anda diharuskan untuk menumbuk beberapa daun jambu biji yang kemudian dioleskan langsung pada kulit berjerawat dan bintik-bintik gelap pada wajah. Apabila sudah kering maka segera bilas dengan menggunakan air sampai bersih. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal maka lakukan cara ini setiap hari.

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Jengkol atau orang bule biasa menyebutnya dengan dog fruit merupakan makanan yang mempunyai efek bau tidak sedap apabila dikonsumsi.  Efek bau mulut ataupun bau pesing kamar mandi menjadi masalah bagi mereka penggemar jengkol.

Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan

Namun Anda tida perlu khawatir lagi akan masalah tersebut. Hal ini karena efek dari bau jengkol tersebut bisa dihilangkan secara mudah tanpa mengurangi rasa khas dari jengkol itu sendiri.

Di balik baunya yang tidak sedap tersebut, ternyata jengkol mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Namun sayangnya masih banyak sekali orang yang belum mengetahui manfaat dalam mengonsumsi buah jengkol ini.

Tanaman jengkol sendiri sudah ditanam sejak lama di Indonesia. Jenis tanaman ini banyak dijumpai di beberapa negara di wilayah Asia seperti Malaysia dan Thailand. Tetapi untuk asal-usul dari tanaman jengkol masih belum diketahui secara pasti.

Di Indonesia sendiri tanaman jengkol memiliki banyak sebutan nama, yaitu jengkol (Jawa), jaawi (Lampung), jaring (Sumatera), lubi (Sulawesi Utara), kicaang (Sunda), dan blandingan (Bali).

Kandungan Zat Gizi Jengkol

Meskipun jengkol sering dianggap sebagai salah satu makanan rendah kelas, tetapi hasil dari sebuah penelitian menyebutkan bahwa jengkol memiliki banyak kandungan protein, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, kalsium, fosfor, alkaloid, steroid, minyak atsiri, glikosa, dan saponin. Untuk kandungan gizi jengkol secara langkap bisa Anda lihat pada tabel berikut ini:

Komposisi Gizi per 100 gram Biji Jengkol
Zat Gizi Kadar
Energi (kkal) 133
Protein (g) 23,3
Karbohidrat (g) 20,7
Vitamin A (SI) 240
Vitamin B (mg) 0,7
Vitamin C (mg) 80
Fosfor (mg) 166,7
Kalsium (mg) 140
Besi (mg) 4,7
Air (g) 49,5

Manfaat Mengonsumsi Jengkol

Dengan banyaknya kandungan gizi yang dimilikinya maka tak heran jika jengkol sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Adapun manfaat mengonsumsi jengkol adalah sebagai berikut:

  1. Sumber Protein

Tubuh manusia sudah pasti membutuhkan asupan protein yang cukup. Biasanya asupan protein ini bisa didapatkan dari daging, tempe, tahu, susu, dan makanan yang lainnya. Dalam hal ini jengkol ternyata juga bisa menjadi sumber protein. Bahkan kandungan protein yang dimiliki oleh jengkol melebihi kandungan protein yang terdapat dalam kacang hijau.

Namun yang penting untuk diperhatikan adalah jangan sampai mengonsumsi jengol dalam jumlah yang banya. Konsumsilah dalam batas sewajarnya saja.

  1. Mencegah Penyakit Mag

Apabila Anda mempunyai mag tentunya akan berdampak langsung pada lambung sehingga akan sangat berbahaya. Maka dari itu, Anda bisa mencegah penyakit mag ini dengan mengonsumsi jengkol secara rutin.

Sebuah penelitian yang telah dilakukan pada seekor tikus menunjukkan bahwa tikus yang memakan jengkol akan lebih terlindungi dan terhindar dari berbagai macam gangguan pencernaan, seperti maag.

  1. Menangkal Radikal Bebas

Apabila tubuh kekurangan antioksidan, maka radikal bebas atau racun akan sangat mudah untuk masuk ke dalam tubuh sehingga bisa mengakibatkan datangnya berbagai penyakit. Hal ini juga dapat diatasi dengan mengonsumsi jengkol secara rutin.

Sebab, jengkol memiliki kandungan banyak antioksidan seperti polifenol, terpenoid, dan juga alkaloid yang bisa melawan radikal bebas atau racun dalam tubuh yang dapat mengakibatkan penyakit jantung, diabetes, dan juga gangguan metabolik yang lainnya.

  1. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein dalam jumlah yang sangat tinggi pada jengkol bisa membantu pembentukan jaringan tubuh. Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa memang kandungan protein yang dimiliki oleh jengkol jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein dalam kedelai dan kacang hijau.

  1. Mencegah Anemia

Jengkol mengandung banyak zat besi yang dimana kandungan ini memiliki peran sangat penting dalam mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah di dalam tubuh. Jika misalnya tubuh kekurangan zat besi maka sudah pasti produksi sel darah merah akan menjadi berkurang. Dengan demikian suplain oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga menjadi berkurang.

Karena berkurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel dapat menurunkan kinerja sel. Maka tak heran jika seseorang kekurangan kandungan zat besi akan terlihat sangat lemah dan mudah lemah. Oleh karena itu Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi jengkol secara rutin.

  1. Dapat Mencegah Tulang Rapuh Serta Memperkuat Tulang dan Gigi

Jengkol juga memiliki kandungan kalsium dan fosfor. Kedua zat ini merupakan zat yang paling dibutuhkan oleh tulang. Hal ini karena kandungan kalsium dan fosfor ini bisa membantu untuk mencegah tulang rapuh atau osteoporosis. Jadi rutin mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup akan membuat tulang menjadi kuat.

  1. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Jengkol merupakan salah satu makanan yang memiliki sifat diuretik yaitu pembuangan urine menjadi halus. Perlu diketahui bahwa pembuangan urine yang halus akan sangat baik sekali bagi penderita penyakit jantung.

  1. Merampingkan Perut

Jengkol bisa membantu dalam merampingkan perut. Hal ini dikarenakan adanya kandungan paling penting yang dimiliki oleh buah jengkol yaitu kandungan serat dalam jumlah yang sangat tinggi.

Kandungan serat tersebut bisa membantu untuk melancarkan Buang Air Besar (BAB) sehingga secara tidak langsung akan membuat perut Anda menjadi langsing. Salah satu perut buncit sendiri adalah karena Buang Air Besar (BAB) yang tidak lancar atau tidak teratur.

  1. Mencegah Diabetes

Menariknya lagi ternyata jengkol bisa mencegah penyakit diabetes. Jengkol mempunyai zat penting tidak tidak akan ditemukan pada bahan makanan yang lainnya. Zat tersebut dinamakan dengan asam jengkolat.

Kandungan asam jengkolat ini akan membentuk kristal yang tidak akan larut oleh air. Namun karena bersifat diuretik maka jengkol tidak disarankan untuk dikonsumsi bagi orang-orag yang sedang mengalami gangguan ginjal.

  1. Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Ibu hamil sudah pasti sering mengalami konstipasi. Kandungan serat yang ada dalam buah jengkol bisa mengatasi masalah konstapasi. Atau dengan kata lain serat yang terkandung dalam jengkol bisa melancarkan pencernaan dan Buang Air Besar.

  1. Mengatasi Penyempitan Pada Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung tentu akan mengalami penyempitan pada pembuluh darah. Dengan demikian maka darah yang akan mengalir untuk menuju ke jantung bisa menjadi kurang lancar.

Kandungan mineral yang ada di dalam jengkol bisa membantu untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Selain itu, kandungan mineral ini juga bisa mencegah pembuluh darah agar tidak menyempit kembali. Nah, supaya manfaat jengkol ini bisa menjadi lebih maksimal maka kami sarankan untuk tidak memasak jengkol sampai terlalu matang.

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat jengkol bagi kesehatan yang lainnya adalah bisa mengontrol kadar gula darah sehingga akan sangat baik jika dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol memliki kandungan gula yang cukup rendah. Bahkan kandungan gula dalam jengkol merupakan gula yang sangat mudah untuk diurai sehingga sudah pasti aman bagi penderita diabetes.

Manfaat Biji Pepaya Untuk Kesehatan

Manfaat Biji Pepaya Untuk Kesehatan

Manfaat Biji Pepaya Untuk Kesehatan

Selama ini kebanyakan orang selalu membuang biji buah pepaya sebelum mengonsumsinya. Mereka hanya memakan buahnya saja dan mengabaikan bagian bijinya. Namun perlu Anda ketahui bahwa kebiasaan seperti ini adalah salah.

Manfaat Biji Pepaya Untuk Kesehatan

Bisa dibilang memang tidak sepenuhnya saja, mungkin karena ketidaktahuan Anda saja. Biji pepaya yang selalu Anda buah tersebut ternyata memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Ekstrak biji pepaya memiliki kandungan zat alkaloid, tanin, flavanoid, saponin anthraquinones dan juga anthocyanosides.

Khasiat dan Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa manfaat biji pepaya bagi kesehatan tubuh manusia:

  1. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Selain bagian dagingnya yang sudah sangat populer untuk mengatasi berbagai macam masalah pada sistem pencernaan, biji buah pepaya ternyata juga memiliki manfaat yang sama.

Hal ini dikarenakan biji buah pepaya memiliki kandungan enzim antibakteri yang bermanfaat dalam menangkal racun yang sudah pasti sangat membahayakan saluran pencernaan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan supaya manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal maka Anda mengonsumsi satu sendok biji buah pepaya dalam setiap harinya.

  1. Menjaga Kesehatan Ginjal

Mengonsumsi biji buah pepaya bisa membantu proses pembuangan racun yang ada dalam ginjal. Cara mengonsumsinya adalah dengan mengambil ekstrak biji buah pepaya yang telah dihaluskan kemudian dicampurkan dengan 1 sdm air perasan lemon. Anda bisa mengonsumsi dua kali dalam satu bulan untuk membuat ginjal semakin sehat.

  1. Mengatasi Nyeri Otot

Biji pepaya memiliki kandungan enzim anti inflamasi yang dimana kandungan ini bermanfaat untuk menurunkan nyeri otot. Dengan mengonsumsi satu sendok biji pepaya bisa membantu untuk mengatasi masalah pada nyeri otot.

  1. Mencegah Kanker

Biji pepaya mengandung senyawa phtonutrient isothiocyanate yang dapat mencegah penyakit kanker secara signifikan. Apabila Anda mengonsumi biji pepaya sesering mungkin maka bisa membantu Anda dalam mencegah kanker payudara dan kanker prostat.

Kandungan yang dimiliki oleh biji buah pepaya lainnya adalah likopen. Likopen merupakan kandungan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas penyebab dari kanker.

  1. Menjaga Kesehatan Hati

Manfaat biji pepaya juga dapat mengobati kerusakan hati kronis atau sirosis. Disamping itu, biji buah pepaya juga dapat menjadi agen detoks untuk organ hati. Cara mengolahnya cukup mudah yaitu dengan menumbuk 5 sampai 6 biji pepaya.

Tumbuk biji tersebut sampai benar-benar halus. Jika sudah halus maka bisa Anda tambahkan langsung pada makanan atau minum. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal maka Anda bisa mengonsumsi 2 kali dalam satu hari selama penuh agar organ hati menjadi lebih sehat.

  1. Mengatasi Parasit Pencernaan

Sebuah penelitian menjelaskan bahwa khasiat biji pepaya bisa didapatkan karena adanya enzim proteolytic yang dapat membantu untuk menghilangkan parasit yang terdapat dalam sistem pencernaan.

Enzim tersebut dapat memecah protein dan parasit beserta telurnya. Meskipun demikian, hasil penelitian yang terkait dengan hal ini masih dibutuhkan penelitian lanjutan.

Supaya manfaat biji pepaya optimal untuk mengatasi infeksi parasit maka Anda bisa mencampurkan 1 sampai 2 sendok bubuk biji pepaya dalam segelas air hangat. Bisa Anda minum pada pagi hari sebelum sarapan selama 3 hari secara berturut-turut.

  1. Mengatasi Inflamasi

Biji pepaya memiliki kandungan enzim papain dan cymopapain yang dapat mengurangi inflamasi yang berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan seperti nyeri sendi, asam urat, asma dan juga arthritis.

Cobalah untuk mengonsumsi 1 sendok biji pepaya secara rutin bahkan jika perlu setiap hari untuk mengatasi peradangan Anda yang disebabkan oleh asam urat atau arthritis.

  1. Anti Jamur dan Anti Bakteri

Beberapa macam bakteri seperti salmonella, staph, dan E.colli bisa dilawan sangat mudah hanya dengan memanfaatkan beberapa butir biji pepaya. Selain itu, biji yang mempunyai rasa sangat kuat ini juga mampu mencegah infeksi yang diakibatkan oleh virus.

Maka dari itu, cara yang paling tepat untuk bisa menyembuhkan seseorang yang sedang keracuanan adalah dengan memanfaatkan biji pepaya.

  1. Mengatasi Uban

Salah satu cara untuk mengatasi uban yang masih banyak belum diketahui orang adalah dengan memanfaatkan biji pepaya. Cara untuk mendapatkan manfaat ini yaitu dengan menumbuk biji pepaya secukupnya sampai benar-benar halus.

Namun sebelum ditumbuk sampai halus biji tersebut harus dikeringkan terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan bubuk halus biji pepaya ini secara teratur ketika keramas.

  1. Sebagai Kontrasepsi Alami

Salah satu cara alami yang dapat Anda coba dalam mengendalikan kehamilan adalah dengan menggunakan biji pepaya. Biji pepaya dalam hal ini bisa Anda jadikan sebagai kontasepsi alami. Buah dan biji pepaya sudah lama digunakan dalam mengontrol tingkat kesuburan.

Sedangkan bagi pasangan yang sedang menjalankan program hamil lebih baik menghindari untuk mengonsumsi biji pepaya. Bahkan untuk ibu yang sedang menyusui sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi biji pepaya karena didalamnya memiliki sifat anti parasi yang sangat kuat, sehingga sangat berisiko untuk melukai saluran cerna anak.

Bagi kaum pria mengonsumsi biji pepaya secara rutin setiap hari dalam kurun waktu 3 bulan dapat mengurangi produksi sperma secara signifikan, tetapi tidak akan mengurangi libido. Apabila konsumsi biji pepaya dihentikan maka sudah tentu tingkat kesuburan seseorang akan menjadi normal.

  1. Mengatasi Jerawat

Bagi Anda yang mempunyai jerawat, salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi jerawat adalah dengan menggunakan biji pepaya. Manfaat biji pepaya bisa membantu Anda dalam mengatasi jerawat secara maksimal jika dipadukan dengan daun pepaya.

Untuk mendapatkan manfaat ini maka Anda bisa membuat pasta yang berasal dari biji dan juga daun pepaya. Anda bisa mengoleskan pasta pada area wajah yang sedang mengalami jerawat dan biarkan selama kurang lebih 20 menit.

Setelah itu bilas sampai benar-benar bersih. Ramua ini dapat membantu untuk memperbaiki jaringan kulit yang bermasalah dengan jerawat.

  1. Melawan Infeksi

Manfaat biji pepaya dipercaya ampuh dalam menangkal infeksi yang diakibatkan oleh jamur dan juga parasit tertentu. Dengan mengonsumsi ekstrak biji pepaya yang sudah dikeringkan bersama madu ternyata sangat efektif dalam menghilangkan parasit yang terdapat di dalam usus sehingga kinerja usus akan menjadi lebih lancar.

  1. Memperlambat Pertumbuhan Sel Tumor

Sebuah studi menyebutkan bahwa biji pepaya memiliki kandungan komponen imunomodulatori yang dapat memperlambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu, khasiat biji pepaya juga didapatkan dari antioksidan jenis fenolik dan flavanoid.

Senyawa fenolik bertindak sebagai antioksidan yang mempunyai kemampuan dalam mencegah dan mengobati penyakit degeneratif, penuaan dini, kanker, dan gangguan pada sistem imun tubuh. Sedangkan kandungan flavanoid dalam beberapa disebutkan mampu untuk menjadi antivirus, antibakteri, antialergi, antiradang dan juga antikanker.

Demikian informasi mengenai “Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan” yang dapat kami sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat.

Inilah Rahasia Kulit Pisang Yang Berbintik Hitam

Inilah Rahasia Kulit Pisang Yang Berbintik Hitam

Inilah Rahasia Kulit Pisang Yang Berbintik Hitam

Pisang merupakan salah satu buah-buahan tropis yang banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang sangat enak. Buah pisang pun memiliki banyak kandungan nutrisi sehingga bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Inilah Rahasia Kulit Pisang Yang Berbintik Hitam

Apabila Anda ditawari untuk memakan buah pisang, menurut Anda manakah pisang yang lebih baik untuk dikonsumsi, pisang dengan kulit mulus tanpa memiliki bintik atau justru pisang yang mempunyai bintik-bintik hitam di bagian kulitnya?

Kebanyakan orang pasti lebih memilih pisang yang memiliki kulit kuning mulus untuk dimakan. Hal ini karena pisang tersebut memiliki tampilan yang lebih indah dan bersih. Sedangkan buah pisang  yang memiliki bintik-bintik hitam pada bagian kulitnya terlihat sangat tidak menarik karena warnanya hitam kecoklatan.

Tentu saja kesan Anda pada buah pisang dengan berbintik hitam pada kulitnya ini sangat tidak sehat atau terlalu matang dan bahkan hampir busuk. Sehingga Anda menganggap bahwa buah pisang ini sangat tidak layak untuk dikonsumsi.

Tahukah Anda bahwa ternyata pilihan Anda salah?

Buah pisang yang memiliki rasa manis dan lezat ini ketika matang memiliki kandungan zat TNF atau Tumor Necrosis Factor. Zat TNF dalam buah pisang yang matang mempunyai kemampuan untuk menangkal sel abnormal.

Semakin banyak bintik hitam dalam kulit buah pisang maka akan semakin tinggi pula kandungan TNF-nya. Memakan buah pisang dengan kandungan zat TNF yang dimilikinya bisa mambantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Para peneliti pun menjelaskan bahwa kualitas dari buah pisang yang paling baik adalah buah pisang yang mempunyai bintik-bintik hitam pada bagian kulitnya. Sehingga Anda tidak perlu ragu untuk memakan buah berkhasiat ini.

Para ilmuwan Jepang melakukan penelitian bahwa dari beberapa buah yang sudah matang seperti buah pisang, apel, anggur, kesemek, pir, dan semangka terbukti secara jelas ternyata buah pisanglah yang bisa memberikan manfaat paling maksimal untuk kesehatan.

Kandungan gizi yang dimiliki oleh buah pisang semakin mengalami peningkatan seiring dengan tingkat kematangannya. Semakin banyak bintik hitam yang dimiliki oleh kulit buah pisang maka akan semakin baik juga kualitasnya.

Disamping itu, sifat antioksidan alami dalam buah pisang juga akan mengalami peningkatan sesuai dengan kadar kematangan buah pisang tersebut. Para ahli pun menyarankan untuk memakan buah pisang 1 atau 2 buah dalam satu hari.

Dengan mengonsmsi buah pisang secara rutin bisa membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas tubuh, dapat merangsang produksi sel dan putih dan bisa mencegah datangnya flu, batuk, dan penyakit sejenisnya.

Perlu Anda ketahui bahwa buah pisang dengan banyak bintik hitam pada bagian kulitnya mempunyai kandungan TNF-alpha yang sangat tinggi dan bahkan 8 kali jauh lebih sehat jika dibandingkan dengan buah pisang tanpa memiliki bintik hitam.

Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa ahli menyebutkan bahwa kandungan zat TNF akan mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya bintik-bintik hitam pada kulit sebelum kulit buah pisang tersebut berubah warna menjadi coklat.

Mereka juga menjelaskan bahwa mengonsumsi buah pisang secara rutin merupakan cara yang paling tepat dalam mencegah kanker atau penyakit yang lainnya. Namun disamping itu, tahukah Anda bahwa kulit pisang yang berbintik hitam ini memiliki banyak segudang manfaaat lain. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak ulasan mengenai kulit pisang yang memiliki banyak manfaat berikut ini.

Manfaat Kulit Buah Pisang yang Berbintik Hitam

  1. Mencegah Kerusakan Sel

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas bahwa buah pisang merupakan buah yang memiliki banyak kandungan antioksidan, terutama pada buah pisang yang memiliki banyak bintik-bintik hitam.

Mengonsumsi buah pisang yang telalu matang bisa membantu untuk menunda kerusakan sel yang diakibatkan oleh kerusakan internal dan juga sel radikal. Hal ini tentunya akan membantu Anda untuk terhindar dari berbagai macam risiko penyakit.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Buah pisang yang memiliki banyak bintik hitam pada bagian kulitnya ternyata mengandung banyak kalium. Selain itu, buah pisang tersebut juga sangat rendah natrium sehingga sudah pasti baik untuk arteri.

Dengan demikian maka bisa membantu Anda dalam mencegah beberapa penyakit seperti serangan jantung dan stroke. Bahkan sistem peredaran darah Anda nantinya bisa berfungsi kembali secara efisien.

  1. Meringankan Rasa Mulas

Buah pisang bertindak sebagai antasid pada saat sudah terlalu matang. Buah pisang yang memiliki banyak bintik coklat bisa membantu untuk menenangkan iritasi dan bisa memberikan kelegaan pada lambung.

  1. Dapat Mencegah Anemia

Buah pisang memiliki banyak kandungan zat besi. Dengan mengonsumsi banyak buah pisang yang sudah matang secara alami bisa membantu dalam meningkatkan kadar darah Anda. Ini merupakan salah satu solusi yang tepat untuk mengobati penyakit anemia.

  1. Meningkatkan Energi

Kandungan karbohidrat dan gula dalam jumlah yang cukup tinggi pada buah pisang memiliki peran penting sebagai penambah energi alami. Dengan memakan dua buah pisang yang terlalu matang sudah bisa memberikan energi yang cukup.  Nah, jika energi Anda rendah maka Anda bisa langsung mengonsumsi satu atau dua buah pisang matang.

  1. Mencegah Kanker

Salah satu khasiat paling utama yang diberikan oleh buah pisang matang adalah kemampuannya dalam melawan kanker. TNF atau Tumor Necrosis Factor, sebuah zat yang mampu untuk membunuh sel-sel kanker dan abnormal.

  1. Meningkatkan Kesehatan Kardiovaskular

Buah pisang yang memiliki banyak bintik hitam memang kaya akan kalium dan rendah natrium, sehingga bisa memberikan manfaat dalam mengelola kadar kolesterol Anda.

Selain itu, kandungan serat yang dimiliki dalam buah pisang juga bisa membantu untuk mencegah terjadinya penyakit jantung dan pemeliharaan jumlah darah serta kadar hemoglobin.

  1. Meredakan Sembelit

Kandungan serat dalam jumlah banyak pada buah pisang juga mampu untuk mengatasi sembelit. Hal ini karena buah pisang tersebut bisa mengatur pergerakan usus sehingga bisa membuat limbah untuk segera keluar dari sistem pencernaan Anda. Selain itu, buah pisang ini juga bisa menjaga sistem pencernaan Anda agar selalu dalam keadaan sehat.

  1. Meringankan Gejala PMS atau Premenstrual Syndrome

Vitamin B6 yang ada dalam buah pisang memiliki manfaat untuk mengatasi gejala PMS atau Premenstrual Syndrome. Berbagai penelitian telah menjelaskan bahwa dampak baik yang berikan oleh B6 adalah mampu untuk mengurangi gejala sindrom pramenstruasi.

  1. Mengobati Depresi

Tingginya kadar tryptophan dalam buah pisang matang yang berbintik akan dikonversi menjadi serotonin ketika dikonsumsi. Serotonin bisa membantu Anda agar merasa lebih baik. Selain itu,  juga dapat menenangkan sistem saraf Anda.

Dengan demikian maka suasana hati Anda akan lebih tenang serta menjaga keseimbangan suasana hati yang selalu sehat. Untuk mendapatkan manfaat buah pisang berbintik hitam dalam mengobati depresi ini maka Anda disarankan untuk mengonsumsinya secara rutin atau setiap hari.

Manfaat Buah Pepaya

Manfaat Buah Pepaya

Manfaat Buah Pepaya

Siapa yang tak kenal dengan buah pepaya? Buah pepaya merupakan salah satu buah yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Jawa biasa menyebutnya dengan kates, dan orang melayu biasa menyebut buah pepaya dengan buah botik.

Manfaat Buah Pepaya

Buah pepaya adalah buah yang memiliki nama latin Catrica papaya L.  Tanaman buah pepaya sebenarnya berasal dari Meksiko bagian utara dan bagian selatan. Namun sekarang ini tanaman buah pepaya sudah menyebar luas. Bahkan buah pepaya sudah banyak ditanam di seluruh wilayah tropis di dunia.

Buah yang satu ini terkenal dengan khasiat yang dimilikinya yaitu melancarkan BAB atau Buang Air Besar. Namun disamping itu, ternyata buah pepaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Buah Pepaya

Setiap 100 gram buah pepaya memiliki banyak kandungan gizi dan nutrisi, yaitu:

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori 43 kcal
Karbohidrat 10,82g
Air 88g
Protein 0,47g
Gula 7,82g
Serat 1,7g
Lemak 0,26g
Vitamin A 47µg 6%
Vitamin C 62mg 75%
Vitamin D 0µg
Vitamin E 0,3mg 2%
Vitamin K 2,6µg 2%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,023mg 2%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,027mg 2%
Vitamin B3 (Niacin) 0,357mg 2%
Vitamin B5 (Panthothenic acid) 0,191mg 4%
Vitamin B9 (Folat) 38µg 10%
Kalsium 20mg 2%
Zat Besi 0,25mg 2%
Magnesium 21mg 6%
Fosfor 10mg 1%
Potassium (Kalium) 182mg 4%
Sodium 8mg 1%
Seng (Zinc) 0,08mg 1%

Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan

Buah pepaya merupakan salah satu buah tropis yenga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Adapun beberapa manfaat dari buah pepaya untuk kesehatan tubuh manusia adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah Terjadinya Penyakit Kanker

Buah pepaya memiliki kandungan antioksidan yang mampu untuk menangkal radikal bebas. Radial bebas sendiri dipercaya merupakan salah satu penyebab penyakit. Maka dari itu, dengan mengonsumsi buah percaya bisa membantu untuk menurunkan resiko terkena penyakit kanker.

Menurut sebuah jurnal penelitian yang memiliki judul Cancer Epidemiology and Prevention Biomakers, kandunan antioksidan dan beta karoten dalam buah pepaya memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah penyakit kanker prostat pada pria.

  1. Dapat Menjaga Kesehatan Tulang

Vitamin K merupakan salah satu kandungan nutrisi yang memiliki peran sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang. Jika kekurangan asupan vitamin A maka bisa meningkatkan resiko terjadinya patah tulang.

Bahkan selain itu juga dapat menimbulkan beberapa masalah pada kesehatan tulang. Vitamin K memiliki fungsi dalam meningkatkan penyerapan kalsium yang bisa membantu untuk memperkuat dan membangun kembali tulang yang rusak

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Buah pepaya memiliki kandungan enzim yang biasa disebut dengan Papain. Enzim Papain memiliki manfaat untuk bisa memperlunak makanan daging yang Anda makan sehingga sudah pasti akan sangat baik untuk sistem pencernaan.

Selain itu, buah pepaya juga memiliki kandungan air dan serat dalam jumlah yang sangat baik sehingga bisa membantu untuk mencegah sembelit dan dapat meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

  1. Dapat Mencegah Penyakit Jantung

Kandungan serat, vitamin, potasium (kalium) dalam buah pepaya bisa membantu dalam mencegah penyakit jantung. Dengan meningkatkan asupan kalium serta mengurangi untuk mengonsumsi sodium merupakan perubahan diet yang paling penting dalam menurunkan risiko penyakit kardioaskular.

Penyakit kardiovaskular sendiri merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Sehingga jika Anda mengonsumsi buah pepaya secara rutin bisa dipastikan kesehatan jantung Anda akan selalu terjaga.

  1. Dapat Menjaga Kesehatan Mata

Zeaxanthin adalah sebuah senyawa tumbuh-tumbuhan yang ada di dalam buah pepaya. Senyawa yang satu ini bisa menyaring sinar biru atau blue light ray yang sangat berbahaya bagi mata.

Kandungan vitamin A, lutein, beta karoten, karotenoid dan juga zaxanthin yang ada dalam buah pepay memiliki manfaat untuk dapat melindungi mata dari segala kerusakan. Selain itu, beberapa kandungan tersebut juga dapat mencegah perkembangan degenerasi makula yang berkaitan dengan usian dan dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit mata yang lainnya.

  1. Meredakan Peradangan

Dua enzim paling penting yang terkandung dalam buah pepaya, yaitu Cyhmopapain dan Papain memiliki manfaat untuk dapat meredakan peradangan. Selain bermanfaat untuk peradangan, kedua enzim juga bisa mempercepat penyembuhan pada luka bakar.

Disamping itu, kandungan beta karoten dan vitamin C dalam jumlah yang sangat tinggi dalam buah pepaya memiliki khasiat untuk membantu dalam mengurangi peradangan.

  1. Menjaga Kesehatan Rambut dan Kulit

Pepaya juga merupakan salah satu makanan yang sangat baik dalam menjaga kesehatan rambut. Vitamin A yang ada di dalam buah pepaya merupakan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan dalam memproduksi sebum supaya rambut menjadi tetap lembab.

Vitamin A juga sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan seluruh jaringan tubuh termasuk rambut dan kulit. Asupan vitamin C yang cukup juga sangat diperlukan dalam membangun dan merawat kolagen. Kolagen sendiri merupakan salah satu jenis protein penting yang memberikan struktur dalam kulit.

  1. Mengurangi Rasa Mual

Apabila Anda sedang mengalami mual, maka sebaiknya mencoba untuk memakan buah pepaya. Buah pepaya dipercaya mampu untuk mengurangi rasa mual. Tetapi bagi wanita yang sedang hamil lebih baik konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, apakah diperbolehkan untuk mengonsumsi buah pepaya ataukah tidak.

  1. Mengobati Ruam

Sebagian besar orang beranggapa bahwa manfaat buah pepaya hanya bisa didapatkan dari daging buahnya saja. Padahal kulit buah pepaya juga bisa dijadikan sebagai obat alami yang ampun dalam mengobati ruam dan kulit yang telah terbakar matahari.

Hal ini dikarenkan sensasi dinding dari kulit buah pepaya akan memberikan efek yang sangat menenagkan bagi kulit yang ruam atau kulit yang terbakar oleh matahari.

  1. Menjadi Anti Parasit

Selama berabad-abad lamanya, akar dan biji buah pepaya dimanfaatkan untuk membuat teh yang memiliki manfaat dalam mengusir parasit, mengurangi pendarahan, serta mencegah kolik ginjal atau penyakit kuning. Sebanyak 20 biji buah pepaya memiliki kandungan protein yang sangat mudah untuk dicerna, dapat dikunyah atau ditelan untuk dapat menghilangkan sebagian besar parasit.

Menurut sebuah studi dari Nigeria dan diterbitkan langsung di Journal of Medicinal Foof menemukan bahwa biji buah pepaya kering merupakan salah satu pengobatan yang paling efektif, murah, alami dan juga banyak tersedia khusus untuk parasit usus manusia tanpa memberikan efek samping secara signifikan.

  1. Mencegah Asma

Resiko berkembangnya penyakit asma akan lebih rendah untuk orang-orang yang memakan sejumlah besar nutrisi tertentu. Salah satu kandungan nutrisi tersebut adalah beta karoten, yang dimana terkandung dalam buah-buahan termasuk buah pepaya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai “Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan”. Semoga apa yang telah kami sampaikan pada kesempatan kali ini bisa memberikan manfaat bagi Anda semua.

Keutamaan Berbuka Puasa Dengan Buah Kurma

Keutamaan Berbuka Puasa Dengan Buah Kurma

Keutamaan Berbuka Puasa Dengan Buah Kurma

Seperti yang kita tahu, selama ini Rasulullah selalu menganjurkan umatnya untuk berbuka puasa dengan buah kurma. Hal ini karena buah kurma itu berkah, memiliki kandungan zat gula alami yang dapat menggantikan energi yang sudah hilang setelah seharian berpuasa.

Keutamaan Berbuka Puasa Dengan Buah Kurma

Buah kurma sangat baik untuk dikonsumsi sebagai makanan pembuka sebelum mengonsumsi langsung makanan-makanan yang berat. Mengonsumsi makanan yang manis akan membuat usus dan sistem pencernaan Anda tidak merasa kaget setelah kosong selama berpuasa sehari penuh.

Namun jika memang tidak ada buah kurma Rasulullah pun menganjurkan untuk meminum air, ini karena air itu bersih dan suci. Buah kurma juga dapat menggantikan ion tubuh yang telah hilang secara cepat.

Dari Salman ibn ‘Aamir, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian akan berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada, maka dengan air karena air itu bersih dan suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Mengapa harus buah kurma? Jika kita berbuka puasa, sistem pencernaan kita terutama lambung membutuhkan sesuatu yang lembut supaya bisa berkerja dengan baik. Maka dari itu, makanannya sudah pasti harus mudah untuk dicerna dan memiliki kandungan gula dan air dalam satu makanan.

Perlu Anda ketahui bahwa tidak ada makanan yang memiliki kandungan gula dan air yang jauh lebih baik daripada yang sudah disebutkan oleh hadist Rasul. Nutrisi makanan yang sangat cepat untuk dicerna dan sampai langsun ke darah itu memang zat gula, apalagi makanan yang memiliki kandungan satu atau dua zat gula (glukosan dan sukrosa).

Dalam hal ini, makanan yang paling baik adalah buah kurma. Kurma memiliki kandungan zat gula dalam jumlah yang cukup tinggi yaitu sekitar 75 sampai 87% dan untuk glukosanya sekitar 55%, fructose atau fraktosa sebanyak 45% yang jauh lebih tinggi dari jumlah protein.

Selain itu, buah kurma juga mengandung minyak dan kaya akan vitamin seperti vitamin A, B2, B12 dan bahkan juga mengandung zat penting yang lainnya seperti kalsium, fosfor, sulfur, potassium, sodium, cobalt, magnesium, florin, seng (zinc), salyolosa, nuhas (tembaga), dan lain sebagainya.

Fraktos akan diubah menjadi glukosa dengan sangat cepat dan secara langsung akan diserap oleh sistem pencernaan, kemudian akan dikiriman ke seluruh bagian tubuh, terutama ke organ-organ inti seperti sel darah merah, syaraf, otak dan juga sel pembersih tulang. Untuk lebih jelasnya mari simak kandungan gizi buah kurma selengkapnya berikut ini.

Kandungan Gizi Buah Kurma

Kandungan Nilai gizi Persentase RDA
karbohidrat 74,97 g 58%
protein 1.81g 3%
Lemak total 0,15 g <1%
Kolesterol 0 mg 0%
Serat makanan 6,7 g 18%
Vitamin
folat 15 ug 4%
niacin 1.610 mg 10%
asam pantotenat 0,805 mg 16%
pyridoxine 0,249 mg 19%
riboflavin 0,060 mg 4,5%
thiamin 0,050 mg 4%
vitamin A 149 IU 5%
vitamin C 0 mg 0%
vitamin K 2,7 mg 2%
Elektrolit
Sodium 1 mg 0%
Kalium 696 mg 16%
Mineral
Kalsium 64 mg 6,5%
Tembaga 0,362 mg 40%
Besi 0,90 mg 11%
Magnesium 54 mg 13%
manggan 0,296 mg 13%
Fosfor 62 mg 9%
Seng 0,44 mg 4%
Phyto-nutrisi
Karoten-ß 89 ug
Crypto-xanthin-ß 0 mg
Lutein-zeaxanthin 23 ug

 

Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan Tubuh

Buah yang memiliki rasa manis ini terntunya menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Adapun manfaat buah kurma untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga Sistem Pencernaan

Buah kurma merupakan sumber serat makanan yang paling baik. Namun hal ini tergantung dari varietas dan tahap kematangannya, sekitar 6,4% sampai 11,5% kandungan buah kurma terdiri dari serat ang tidak larut.

Makanan yang mengandung banyak jenis serat tidak larut bisa membantu dalam memadatkan feses serta melancarkan sistem pencernaan. Atau dengan kata lain, memakan makanan yang berserat setiap hari bisa membantu Anda untuk terhindar dari masalah diare dan juga sembelit.

Disamping itu, kandungan fenolik dalam buah kurma juga cukup tinggi dan bisa membantu untuk membersihkan usus sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya kanker usus.

  1. Mencegah Risiko Penyakit Diabetes

Meskipun memiliki rasa yang cukup manis, tetapi memakan buah kurma tidak akan membuat Anda terkena penyakit diabetes. Justru kandungan serat yang ada dalam buah kurma bisa membantu Anda agar terhindar penyakit diabetes.

Serat yang tidak larut akan dicerna jauh lambat di dalam perut. Dengan demikian tentu akan membantu tubuh menjadi lebih baik dalam mengontrol kadar gula darah. Anda pun tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi buah yang satu ini.

  1. Dapat Meningkatkan Kesehatan Tulang

Buah kurma memiliki kandungan selenium, tembaga, mangan dan magnesium yang sangat dibutuhkan dalam menjaga kesehatan tulang. Semua gizi tersebut memiliki manfaat penting dalam mencegah penyakit osteoporosis.

  1. Dapat Mencegah Anemia

Kulit pucat dan sangat mudah merupakan dua gejala paling utama yang dialami oleh seseorang yang mengalami kekurangan zat besi atau anemia. Buah kurma memiliki kandungan zat  besi dalam jumlah yang sangat tinggi. Dengan demikian akan sangat baik jika dijadikan sebagai sumber makanan dalam mencegah anemia.

  1. Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung

Buah kurma memiliki kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung Anda. Kandungan mineral seperti magnesium dan kalsium yang paling bermanfaat.

Kedua kandungan tersebut bisa membantu untuk menurunkan tekanan darah ke tingkat yang jauh lebih serat. Selain itu, ada juga kandungan serat yang memiliki manfaat dalam mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Tak hanya itu, buah kurma ternyata juga memiliki kandungan antioksidan asam fenolik yang bersifat antiradang. Asam fenolik memiliki khasiat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung, hipertensi, dan juga stroke.

  1. Menangkal Radikal Bebas

Buah kurma mengandung antioksidan yang cukup tinggi yang dapat menangkal radikal bebas. Antioksidan akan bekerja untuk melindungi sel serta jaringan tubuh Anda dari stres dan juga peradangan kronis yang dapat memicu resiko terjadinya berbagai penyakit.

Karotenoid, flavanoid, dan asam fenolik merupakan beberapa jenis antioksidan yang bisa membantu untuk mencegah terjadinya berbagai macam penyait kanker. Karotenoid juga memiliki manfaat dalam mencegah penuaan.

  1. Membantu Menurunkan Kelebihan Berat Badan

Setiap 100 gram buah kurma yang sudah dikeringkan memiliki kandungan 284 kalori serta 76 gram karbohidrat. Inilah yang menjadikan buah kurma merupakan makanan yang tinggi akan kalori. Namun disamping itu, buah ini juga memiliki kandungan serat cukup tinggi dan protein jenis tak larut.

Dengan adanya jenis gizi tak larut tersebut bisa membantu Anda merasa kenyang dalam waktu yang cukup lama. Sehingga Anda bisa menjadikan buah kurma sebagai camilan ketika sedang diet.

10 Manfaat Dahsyat Jeruk Nipis

10 Manfaat Dahsyat Jeruk Nipis

10 Manfaat Dahsyat Jeruk Nipis

Jeruk nipis merupakan salah satu jenis buah jeruk. Berbeda halnya dengan jenis buah jeruk pada umumnya, jeruk nipis memiliki ukuran yang lebih kecil dengan tekstur kulit yang cukup halus serta berwarna hijau tua.

10 Manfaat Dahsyat Jeruk Nipis

Rasa jeruk nipis sudah pasti terasa asam, tetapi sangat menyegarkan. Hanya dengan membayangkan saja sudah dapat membuat air liur banyak menetes karena keasamannya. Maka dari itu, buah jeruk nipis ini jarang dikonsumsi secara langsung. Terkecuali untuk orang-orang tertentu yang mempunyai alasan khusus, untuk masalah kesehatan misalnya.

Banyak sekali manfaat yang dimiliki oleh buah dengan rasa asam yang satu ini. Sekarang ini sudah banyak produk yang menggunakan buah jeruk nipis ini sebagai bahan dasarnya. Seperti misalnya produk kosmetik, permen, pasta gigi, produk kecantikan, makanan ringan dan lain sebagainya. Bahkan ekstrak jeruk nipis juga dimanfaatkan sebagai bahan dasar pencuci peralatan dapur.

Kandungan Nutrisi dari Jeruk Nipis

Jeruk nipis sendiri memiliki berbagai kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Adapun kandungan nutrisi yang dimiliki oleh setiap 100 gram jeruk nipis adalah sebagai berikut:

Makronutrien

  • Energi (Energi): 44 kalori
  • Protein (Protein): 0,5 gram
  • Lemak (Lemak): 0,2 gram
  • Karbohidrat (CHO): 10,0 gram
  • Serat (Serat): 0,4 gram
  • Abu (ASH): 0,4 gram

Mineral

  • Kalsium (Ca) : 18 miligram
  • Fosfor (P) : 22 miligram
  • Besi (Fe) : 0.2 miligram
  • Natrium (Na) : 3 miligram
  • Kalium (K) : 108.9 miligram
  • Tembaga (Cu) : 0.06 miligram
  • Seng (Zn) : 0.1 miligram

Vitamin dan antioksidan

  • Beta-Karoten (Carotenes) : 23 mikrogram
  • Karoten Total (Re) : 4 mikrogram
  • Thiamin (Vit. B1) : 0.01 mikrogram
  • Riboflavin (Vit. B2) : 0.03 mikrogram
  • Niasin (Niacin) : 0.2 mikrogram
  • Vitamin C (Vit. C) : 20 mikrogram

Manfaat dan Khasiat Jeruk Nipis

lime
  1. Menurunkan Suhu Tubuh Saat Demam

Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi, dimana kandungan ini bisa membantu untuk menurunkan suhu tubuh akibat demam. Apabila Anda sedang mengalami demam, maka bisa mencoba untuk meminum jeruk nipis

Jeruk nipis dipercaya ampuh untuk menurunkan suhu tubuh akibat dari demam. Bahkan jeruk nipis biasa digunakan sebagai pertolongan pertama bagi penderita demam.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Air jeruk nipis memiliki sifat asam dan bisa membantu air liur atau saliva dalam memecah makanan. Selain itu, jeruk nipis juga mengandung zat flavanoid yang berfungsi untuk dapat merangsang pengeluaran enzim-enzim pencernaan.

Apabila Anda mengalami masalah sembelit, sifat asam dari buah jeruk nipis bisa merangsang pergerakan usus Anda. Hal ini akan membuat sampah dalam perut terdorong  ke arah bawah dengan sangat mudah.  Bahkan asupan air dari perasan jeruk nipis bisa membantu Anda agar mengeluarkan feses lebih lancar.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Kandungan asam sitrat yang ada dalam jeruk nipis bisa meningkatkan sistem metabolisme. Hal ini akan membantu Anda untuk membakar kalori. Selain itu, vitamin C dari jeruk nipis ini juga memiliki peran dalam pembakaran lemak di dalam tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat jeruk nipis dalam mengatasi kelebihan berat badan ini sangat mudah. Anda hanya perlu untuk meminum air jeruk pecel ini yang diseduh dengan air hangat. Agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal minumlah 2 gelas setiap hari.

  1. Mencegah Diabetes

Jeruk nipis memang memiliki kandungan serat larut dalam jumlah yang cukup tinggi. Kandungan inilah yang mampu untuk mengatur kadar gula di dalam darah. Dengan demikian kelebihan kadar gula di dalam darah bisa segera diatasi.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Jeruk nipis juga mengandung magnesium dan kalsium yang dimana kandungan ini memiliki fungsi dalam menjaga kesehatan jantung. Kalium mampu untuk menurunkan tekanan darah secara alami.

Selain itu, kandungan kalium juga memiliki manfaat untuk melancarkan sirkulasi darah. Hal ini tentunya dapat membantu Anda agar terhindar dari resiko terkena penyakit jantung dan stroke.

Tidak hanya itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa dalam jeruk nipis terkandung senyawa yang bernama limonin. Senyawa tersebut memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

  1. Menyehatkan Organ Mata

Manfaat jeruk nipis yang selanjutnya adalah untuk menyehatkan organ mata. Hal ini tentu karena kandungan penting yang dimiliki jeruk nipis, yaitu vitamin C dalam jumlah yang sangat tinggi.

Vitamin C yang ada dalam jeruk nipis memiliki penting sebagai antioksidan secara alami. Kandungan antioksidan inilah yang bermanfaat untuk melindungi fungsi organ mata dari penurunan kualitas penglihatan di masa tua.

  1. Meremajakan Kulit

Jeruk nipis selama ini sudah banyak digunakan sebagai bahan alami terbaik dalam merawat kecantikan kulit. Hal ini karena jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C dan flavanoid, antioksidan yang mampu memperkuat kolagen. Inilah sebabnya, manfaat minum perasan air jeruk nipis bisa membantu untuk menghidrasi serta meremajakan kulit.

Namun dalam pemanfaatan jeruk nipis untuk meremajakan kulit ini harus Anda hindari pengolesan air perasan jeruk nipis secara langsung pada kulit Anda. Ini karena terpapar cahaya matahari langsung sesudah mengoleskan jeruk nipis bisa mengakibatkan phytophodematitis.

Phytophotodermatitis merupakan suatu kondisi saat bahan kimia yang ada di dalam jenis tanaman tersebut bisa membuat kulit menjadi terbakar atau mengalami peradangan ketika terpapar cahaya matahari.

  1. Menurunkan Resiko Penyakit Stroke

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas bahwa jeruk nipis bisa menurunkan resiko penyakit stroke. Hal ini karena jeruk nipis dapat menurunkan tekanan darah, menghancurkan kolesterol jahat dalam tubuh.

Bahkan jeruk nipis juga bisa mengurangi peradangan pembuluh darah. Apabila masalah-masalah tersebut sudah terasi dengan jeruk nipis maka dipastikan jantung Anda akan lebih sehat dan resiko terkena penyakit stroke akan menurun.

  1. Mengurangi Bau Badan

Jeruk nipis ternyata juga ampuh untuk mengurangi bau badan. Seperti yang kita ketahui bahwa bau badan akan sangat menganggu dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bahkan bau badan juga bisa membuat seseorang merasa kurang percaya diri.

Maka dari itu, kini Anda sudah tidak perlu khawatir lagi dengan masalah bau badan. Untuk mengatasi masalah bau badan ini cukup dengan mengoleskan air jeruk nipis pada tubuh Anda. Dengan demikian bau badan yang sangat menganggu akan segera teratasi.

  1. Menghilangkan Ketombe

Tidak hanya mengatasi masalah bau badan saja, jeruk nipis juga dapat mengatasi masalah ketombe. Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan mengoleskan perasan air jeruk nipis pada bagian rambut sampai merata sambil dipijat secara perlahan.

Jika sudah maka biarkan selama 15 menit, lalu keramaslah sampai benar-benar bersih. Lakukan cara ini secara rutin yaitu dua kali seminggu, Anda pun akan terbebas dari masalah ketombe.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai “10 manfaat dahsyat jeruk nipis”. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini bisa bermanfaat bagi Anda semua.

Manfaat dan Khasiat Penting Buah Semangka Untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Penting Buah Semangka Untuk Kesehatan

Manfaat dan Khasiat Penting Buah Semangka Untuk Kesehatan

Buah semangka merupakan salah satu buah segar wilayah tropis yang berasal dari family Cucurbitaceae. Buah segar yang satu ini memiliki rasa yang sangat manis dan memiliki banyak kandungan air.

Manfaat dan Khasiat Penting Buah Semangka Untuk Kesehatan

Buah ini sangat cocok untuk dikonsumsi ketika cuaca sedang panas. Hal ini karena buah semangka memiliki banyak kandungan air sehingga akan sangat menyegar. Selain dimanfatkan sebagai buah pencuci mulut, semangka ternyata memiliki sejuta manfaat yang sangat menakjubkan untuk kesehatan tubuh.

Untuk menikmatinya, Anda bisa mengonsumsi secara langsung atau bisa juga diolah menjadi jus yang segar. Sedangkan untuk bagian bijinya biasa dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kuaci.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Buah Semangka

Buah semangka memiliki kandungan berbagai macam jenis mineral, vitamin, dan juga senyawa tumbuhan yang sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh manusia. Berikut ini adalah kandungan gizi dan nutrisi yang ada dalam setiap 100 gram buah semangka:

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori 30 kal
Karbohidrat 7,6g
Air 91%
Protein 0,6g
Gula 6,2g
Serat 0,4g
Lemak 0,2g
Vitamin A 28µg 3%
Vitamin C 8,1mg 9%
Vitamin D 0µg
Vitamin E 0,05mg 0%
Vitamin K 0,1µg 0%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,03mg 3%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,02mg 2%
Vitamin B3 (Niacin) 0,18mg 1%
Vitamin B5 (Panthothenic acid) 0,22mg 4%
Vitamin B6 (Pyridoxine) 0,05mg 3%
Vitamin B9 (Folat) 3µg 1%
Vitamin B12 0µg
Cholin 4,1mg 1%
Kalsium 7mg 1%
Zat Besi 0,24mg 3%
Magnesium 10mg 3%
Fosfor 11mg 2%
Potassium (Kalium) 112mg 2%
Sodium 1mg 0%
Seng (Zinc) 0,1mg 0%
Tembaga (Copper) 0,04mg 5%
Manganese 0,04mg 2%
Selenium 0,4µg 1%

 

Manfaat dan Khasiat Buah Semangka

Meskipun memiliki harga yang cukup rumah, buah semangka kaya akan kanduungan antioksidan dan fito-nutrien yang sangat berkhasiat untuk kesehatan. Adapun beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Buah semangka memiliki kandungan elektrolit dan air yang cukup tinggi sehingga sangat baik dalam menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Bahkan kandungan kalori dan lemaknya pun sangat rendah, yaitu 30 kalori setiap 100 gram.

Dengan demikian Anda tidak perlu takut berat badan akan semakin bertambah jika mengonsumsi buah manis yang satu ini. Kandungan serat pangan yang ada di dalamnya bisa membantu untuk melancarkan sistem pencernaan dan sangat baik sekali untuk teman diet.

  1. Menurunkan Resiko Terkena Kanker

Buah semangka kaya akan kandungan antioksidan flavanoid cukup tinggi seperti beta-karoten, likopen, zeaxanthin, lutein, dan cyptoxanthin. Antioksidan yang ada di dalam buah semangka ini memiliki kemampuan untuk menurunkan resiko terkena penyakit kanker.

Adapun beberapa penyakit kanker yang bisa dicegah oleh kandungan tersebut adalah penyakit kanker usus besar, payudara, prostat, mulut rahim, paru-paru, endometrial, dan juga pankreas.

Kandungan likopen yang ada dalam buah semangka bahkan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan buah tomat. Semangka segar memiliki kandungan 4532 µg likopen per 100 gramnya, sedangkan buah tomat hanya mengandung 2573 µg.

Semangka bahkan mengandung vitamin A dan vitamin C yang merupakan kandungan antioksidan alami. Jumlah total kekuatan antioksidan (nilai ORAC) dalam buah semangka adalah sebanyak 14 µmol TE per 100 gram.

  1. Menurunkan Resiko Serangan Jantung, Stroke, dan Tekanan Darah Tinggi

Buah semangka merupakan salah satu sumber potasium yang sangat baik. Potasium sendiri adalah komponen sel dan cairan dalam tubuh yang dapat mengontrol tekanan darah dan detak jantung, sehingga bisa membantu untuk menurunkan resiko terkena stroke, serangan jantung, dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Kalium dan likopen yang ada dalam buah semangka memiliki manfaat penting dalam menjaga kesehatan manusia. Sedangkan untuk vitamin A dan vitamin C dapat mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menyumbat pembuluh darah.

Disamping itu, buah semangka mengandung asam amino sitrulin dalam jumlah yang cukup tinggi. Ginjal bisa mengubah sitrulin menjadi arginin yang sudah pasti bisa membantu untuk melancarkan sirkulasi darah dan dapat mencegah akumulasi lemak dalam sel.

  1. Dapat Mencegah Otot Kaku

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 lalu menyebutkan bahwa minum jus buah semangka sebelum melakukan olahraga berat bisa membantu untuk mengurangi otot kaku yang akan timbul pada keesokan harinya.

Hal ini dikarenakan sitrulin yang telah diubah langsung menjadi arginini oleh ginjal sehingga bisa melancarkan sistem peredaran darah.

  1. Dapat Menjaga Kesehatan Ginjal

Semangka memiliki sifat diuretik karena kandungan sitrulin yang dimilikinya mampu meningkatkan jumlah urin yang keluar dari bagian tubuh. Kalium dalam buah semangka juga bisa meluruhkan semua racun supaya ikut keluar bersama dengan urin sehingga ginjal akan selalu dalam keadaan sehat.

  1. Dapat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin A dan vitamin C yang cukup tinggi dalam buah semangka memegang peran sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Vitamin A bisa membantu untuk menjaga membran mukosa supaya kuman nantinya tidak akan mudah masuk ke dalam tubuh. Sedangkan untuk vitamin C sangat dibutuhkan untuk selalu menjaga prodeksi protein yang dapat menumbuh virus dan kuman.

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Selain penting untuk kesehatan jantung, peneliti menyebutkan bahwa likopen juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang. Semangka juga memiliki kandungan kalium yang bisa mempertahankan kalsium di dalam tulang.

  1. Sebagai Anti Peradangan

Likopen juga memiliki fungsi sebagai anti inflamasi bersama dengan cucurbitacin E dan beta karoten. Kandungan senyawa ini dapat menghambat aktivitas enzim siklo-oksigenase dan juga menetralkan reaksi molekul yang memiliki kandungan nitrogen.

Maka dari itu, buah semangka sangat baik sekali untuk dikonsumsi dalam mencegah peradangan. Sitrulin yang ada di dalam buah semangka diketahui mampu untuk mempertahankan asam lambung agar selalu dalam keadaan normal.

  1. Dapat Menambah Vitalitas Pria

Dr.Samuel Oetoro SpGK mengatakan bahwa kandungan sitrulin yang ada dalam buah semangka mempunyai efek yang sama seperti viagra. Hasil yang sama juga didapatkan dari sebuah penelitian yang telah dilakukan di Universitas Texas A & M, Amerika Serikat.

Hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa pembuluh darah yang semakin lancar akibat dari sitrulin mampu untuk meningkatkan kemampuan ereksi pada seorang pria. Sitrulit pada buah semangka juga ada dalam daging buahnya, namun jauh lebih tinggi di bagian putih atau kulitnya.

Meskipun mempunyai banyak manfaat, dalam mengonsumsi buah semangka juga tidak boleh secara berlebihan. Terutama bagi yang memiliki darah rendah, karena dengan mengonsumsi buah semangkan secara rutin bisa menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu yang sangat cepat. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai kandungan gizi dan nutrisi serta berbagai macam manfaat dari buah semangka. Semoga bermanfaat.

Khasiat Daun Seledri

Khasiat Daun Seledri

Khasiat Daun Seledri

Seledri atau dalam bahasa Inggris biasa disebut sebagai Celery merupakan salah satu sayuran yang sering dijadikan sebagai bumbu penyedap makanan. Tanaman sayur yang sudah dikenal sejak lama dan bahkan ribuan tahun lalu mempunyai aroma yang sangat khas serta sering dimanfaatkan  dalam kuliner dan pengobatan.

Khasiat Daun Seledri

Di wilayah Asia, seperti di negara China, Jepang, dan Indonesia, seledri banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu makanan. Bagian seledri yang biasa dimanfaatkan adalah bagian tangkai daunnya.

Kandungan Gizi Seledri

Berikut ini adalah berbagai macam kandungan nutrisi  dan gizi yang dimiliki oleh setiap 100 gram seledri:

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori (Energi) 16kcal (67 kJ) <1%
Karbohidrat 2,97g 5,5%
Air 94,43g
Protein 0,69g 6%
Gula 1,34g
Serat 1,6g
Lemak 0,17g
Vitamin A 22µg 3%
Vitamin C 3,1mg 4%
Vitamin D 0 IU 0%
Vitamin E 0,27mg 2%
Vitamin K 29,3µg 28%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,021mg 2%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,057mg 5%
Vitamin B3 (Niacin) 0,320mg 2%
Vitamin B6 0,074mg 6%
Vitamin B9 (Folat) 36µg 9%
Kalsium 40mg 4%
Zat Besi 0,20mg 2%
Magnesium 11mg 3%
Fosfor 27mg 4%
Potassium (Kalium) 260mg 6%
Sodium 80mg 5%
Seng (Zinc) 0,13mg 1%

 

Manfaat Seledri untuk Kesehatan

Seledri memiliki kandungan berbagai macam nutrisi, gizi, mineral dan senyawa yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Adapun manfaat seledri untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Dapat Mengurangi Peradangan

Seledri memiliki kandungan antioksidan alami yang bermanfaat untuk dapat mengobati kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas yang berkontribusi langsung terhadap peradangan. Beberapa penyakit seperti radang sendi, penyakit jantung, dan penyakit kanker juga diakibatkan oleh peradangan ini.

Seledri juga memiliki kandungan caffeicacid, asam ferulic, dan juga quecetin yang sangat efektif dalam mengatasi berbagai macam peradangan seperti infeksi ginjal dan hati, sindrom iritasi usus, nyeri sendi, gangguan pada kulit dan juga infeksi dalam saluran kemih.

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Mengonsumsi seledri dengan sesering mungkin secara efektif bisa mengontrol kolesterol yang sangat unik. Sebuah senyawa penting yaitu 3-n-butylphthalide (BuPh) mempunyai efek untuk mengurangi kolesterol total, kolesterol lipoproten, dan juga konsentrasi trigliserida.

  1. Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dan Menjaga Kesehatan Jantung

Tekanan darah tinggi bisa meningkatkan resiko penyakit jantung koroner yang bisa menyebaban kematian. Ekstrak biji seledri ampuh untuk mengatasi tekanan darah tinggi karena mempunyai sifat anti-hipertensi.

Sealain itu, kandungan kalsium dan kalium memberikan efek relaksasi otot sehingga bisa membantu dalam mengendalikan tekanan darah. Ekstrak seledri bisa menjaga kesehatan jantung manusia secara menyeluruh.

Vitamin K yang ada di dalam seledri juga bisa menjaga arteri serta pembuluh darah sehingga bisa membawa darah ke seluruh bagian tubuh dengan sehat. Arteri yang telah rusak ataupun lemah dapat menimbulkan resiko yang jauh lebih tinggi untuk mengalami pembekuan darah.

  1. Dapat Mencegah Penyakit Liver atau Hati

Seledri memiliki kandungan kaya akan vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C dan juga zat besi bisa dibilang merupakan makanan pembersih liver atau hati yang ideal. Konsumsi seledri secara rutin bisa membantu untuk melindungi ginjal dan liver atau hati.

Selain itu, juga dapat mencegah penyakit-penyakit yang berhubungan dengan liver atau hati. Seledri juga memiliki kandungan sifat diuretik yang bisa menghilangkan racun, limbag, da juga kontamin dari seluruh tubuh manusia.

  1. Dapat Mencegah Penyakit Kanker

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa seledri mempunyai sifat anti-inflamasi, apigenin, luteolin flavonoid dan antioksida alami sehingga sayuran ini mampu untuk menangkal sel-sel kanker seperti kanker pancreas, kanker paru-paru, kanker payudara, dan juga kanker paru-paru.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Seledri bermanfaat dalam melancarkan sistem pencernaaan karena memiliki kandungan air sekitar 95%. Selain itu, seledri juga memiliki kandungan serta larut dan juga serat tidak larut yang bisa mendukung kelancaran saluran sistem pencernaan pada tubuh.

Bahkan juga ada senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit pada penderita maag. Senyawa tumbuhan yaitu Polisakarida memang ampuh untuk mengurangi rasa sakit pada penderita maag dan bisa mengatasi asam lambung. Dengan mengonsumsi seledri secara rutin maka kesehatan saluran pencernaan Anda akan selalu terjaga.

  1. Menurunkan Kelebihan Berat Badan

Seledri memiliki kandungan kalori yang sangat rendah kalori. Kemampuannya dalam memberikan nutrisi penting bagi tubuh dan dapat mengatur sistem metabolisme lemak maka bisa dijadikan sebagai pilihan makanan yang tepat untuk membantu Anda dalam menurunkan kelebihan berat badan.

Salah satu manfaat paling utama dari seledri adalah memiliki kandungan nutrisi yang sangat padat. Hal ini berarti seledri mempunyai kandungan antioksidan, elektrolit, vitamin B, vitamin C, dan juga kalsium dengan kalori yang rendah.

  1. Sangat Baik untuk Kesehatan Mata

Manfaat seledri yang selanjutnya adalah baik untuk menjaga kesehatan mata. Hal ini dikarenakan adanya kandungan bermanfaat yang dimiliki oleh seledri, yaitu vitamin A.

Kandungan vitamin A dalam jumlah yang cukup tinggi bisa membantu untuk meningkatkan sistem penglihatan, dapat melindungi kornea mata, dan juga mengobati mata kering. Dengan mengonsumsi seledri secara rutin maka kesehatan mata Anda akan selalu terjaga dengan baik.

  1. Membersihkan Gigi

Seledri juga bisa membantu untuk membersihkan gigi Anda. Sama halnya dengan benang gigi atau dental floss, seledri akan membelah untaian serat ketika mengunyah. Maka dari itu, Anda bisa konsumsi daun seledri untuk bisa mendapatkan manfaat yang satu ini.

Selain dimakan mentah dalam keadaan masih segar, seledri juga dapat diolah menjadi berbagai macam olahan makanan yang lainnya seperti dijadikan sebagai sup, tumisan, salad atau dikonsmsi langsung bersama dengan saus favorit.

  1. Mempunyai Efek Alkalisasi

Seledri memiliki kandungan mineral dalam jumlah sangat tinggi seperti zat besi, magnesium dan juga sodium. Bahkan seledri juga akan memberikan efek untuk menetralkan makan dengan acid yang sangat tinggi dalam tubuh.

Dengan banyaknya acid yang dikonsumsi oleh tubuh dalam setiap harinya, maka seledri bisa digunakan untuk dapat menyeimbangkan asam tubuh dan juga membantu menjaga agar tetap basa atau dalam kondisi alkali.

  1. Dapat Menyehatkan Ginjal

Seledri merupakan salah satu tanaman yang dapat membersihkan liver secara alami. Kandungan zat besi dan vitamin dalam jumlah yang cukup tinggi seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, mampu untuk melindungi organ ginjal dan juga liver.

Konsumsi seledri secara teratur terbukti ampuh untuk dapat melindungi tubuh dari penyakit ginjal dan juga bisa mencegah penyakit liver. Selain itu, juga dapat membersihkan racun yang ada di dalam tubuh.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai “Khasiat Daun Seledri”. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda semua.

13 Manfaat Penting Sayur Genjer

13 Manfaat Penting Sayur Genjer

13 Manfaat Penting Sayur Genjer

Genjer adalah salah satu tanaman sayur yang memiliki nama latin Limnocharis flava. Jenis tanaman ini banyak hidup di area persawahan atau rawa-rawa dengan perairan yang dangkal atau hampir mirip dengan tanaman eceng gondok.

13 Manfaat Penting Sayur Genjer
Limnocharis flava leaves

Banyak sekali orang yang mengatakan bahwa genjer merupakan sayuran orang miskin, jadi siapa saja yang memakan sayur genjer sangat identik dengan kemiskinan. Anggapan seperti ini tidak salah, namun seharusnya juga tidak divonis seperti demikian. Sayuran ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja yang mau.

Sayur genjer sendiri terasa sedikit pahit namun memiliki rasa yang enak. Masyarakat sendiri biasa mengolahnya menjadi sayur dengan cara ditumis ataupun pecal.

Sayur genjer ini lebih populer di daerah pedesaan, sedangkan orang-orang kota tidak banyak yang tahu mengenai sayuran ini. Meskipun sangat identik dengan kemiskinan ternyata sayur genjer memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.

Hal ini karena kandungan gizi yang ada di dalam sayur genjer sangat banyak dan bisa dibilang sangat lengkap. Berikut ini kami akan memberikan informasi mengenai kandungan gizi dan manfaat dari sayur genjer.

Kandungan Gizi Sayur Genjer

Sama halnya dengan sayuran hijau pada umumnya, meskipun banyak yang bilang sayurannya “orang miskin”, ternyata genjer juga mempunyai kandungan serat yang cukup tinggi dan bahkan tidak kalah kandungannya dengan sayurnya “orang kaya”.

Serat yang ada dalam genjer sendiri diketahui sangat baik untuk sistem pencernaan. Dalam setiap 100 gram genjer memiliki kandungan protein 1,7 gram, zat besi 2,1 mg, fosfor 33 mg, dan juga kalsium 62 mg.

Beberapa kandungan tersebut tidak ada satupun yang tidak memiliki manfaat, semuanya mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat sayur genjer bagi tubuh.

  1. Dapat Menambah Nafsu Makan

Apabila Anda merasa kurang nafsu makan, maka mengonsumsi sayur genjer bisa menjadi solusi yang tepat. Sayur genjer mempunyai manfaat yang bisa membuat Anda menjadi nafsu makan. Dalam hal ini Anda bisa mengonsumsi sayur genjer dengan cara mengkukusnya sesudah dicuci bersih atau bisa juga sebagai lalapan.

  1. Dapat Mengatasi Anemia

Sayur genjer memiliki kandungan zat besi sangat tinggi yang bertindak sebagai pembentukan sel-sel darah merah. Hal inilah yang membuat sayur genjer ini sebagai makanan sehat yang mampu untuk mengatasi anemia (kekurangan darah).

Zat besi yang terkandung dalam sayur genjer juga memiliki manfaat untuk dapat memperbaiki sel-sel darah merah sehingga nantinya aliran darah akan menjadi lancar dan Anda pun terhindar dari berbagai macam penyakit.

  1. Bertindak Sebagai Antibiotik

Sayur genjer ternyata juga mempunyai manfaat sebagai antibiotik dalam tubuh. Antibiotik sendiri memiliki manfaat dalam membunuh berbagai macam kuman dan bakteri penyebab penyakit yang bisa membahayakan tubuh.

Kandungan vitamin C dan flavanoid yang ada dalam genjer yang membuat jenis sayuran ini mempunyai kemampuan sebagai antibiotik alami. Dengan demikian, Anda bisa terhindar dari berbagai macam bakteri jahat yang bisa mengancam kesehatan.

  1. Meremajakan Sel-Sel Tubuh

Manfaat sayur genjer yang berikutnya adalah meremajakan sel-sel tubuh. Manfaat ini bisa didapatkan karena genjer memiliki kandungan protein sangat tinggi yang berguna untuk dapat meremajakan sel-sel tubuh yang telah rusak serta tidak berfungsi.

  1. Menyembuhkan Luka

Sayur genjer memiliki kandungan zat besi yang bisa membantu untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Anda bisa langsung membalurkan daun genjer yang telah ditumbuk sampai halus ke bagain tubuh yang sedang terluka. Namun sayur tersebut tentunya harus dicuci bersih terlebih dahulu.

  1. Menyehatkan Kulit

Kesehatan kulit memang bisa dijaga mulai dari sekarang dengan mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan asupan gizi seperti sayur genjer. Dengan adanya kandungan berbagai zat yang bergizi dalam sayur genjer bisa membatu untuk menyehatkan serta terhindar dari berbagai macam resiko kerusakan kulit.

  1. Dapat Menyehatkan Gigi

Apabila Anda pernah sakit gigi, tentu Anda sudah tahu bagaimana sakitnya ketika gigi sedang bermasalah. Tak jarang, sakit gigi yang dialami bisa berimbas langsung kepada saraf-saraf kepala yang bisa membuat kepala merasa sakit hingga tak tertahankan.

Untuk dapat menghindari hal tersebut maka Anda harus menjaga kesehatan gigi dengan rutin mengonsumsi genjer. Daun genjer memiliki kandungan kalsium alami yang tentunya sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda.

  1. Dapat Menguatkan Tulang

Sayur genjer ternyata memiliki kandungan fosfor dan kalzium yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang. Dengan mengonsumsi sayur genjer secara teratur maka Anda bisa mendapatkan tulang yang sehat dan akan terhindar dari berbagai macam penyakit pada tulang seperti osteoporosis.

  1. Nutrisi Penting Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil pastinya membutuhkan berbagai macam asupan yang bergizi dan alami untuk kesehatannya dan pertumbuhan janin yang dikandungnya. Sayur genjer bisa menjadi pilihan asupan nutrisi yang tepat bagi ibu hamil.

Hal ini karena sayur genjer memiliki berbagai macam kandungan bergizi di dalamnya. Terutama kandungan protein cukup tinggi dalam genjer yang bisa membantu untuk proses pembentukan sel-sel otot pada janin dan juga menambah asupan energi untuk ibu hamil.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Sayur genjer merupakan salah satu sayuran yang memiliki banyak kandungan serat. Kandungan inilah yang bisa melancarkan proses pencernaan dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi genjer maka bisa membuat berbagai macam kotoran dan bakteri yang telah lama mengendap di dalam usus akan terbuang sehingga organ pencernaan akan berkerja dengan lebih baik. Tidak hanya itu saja, sayur genjer dalam hal ini juga memiliki manfaat untuk mengatasi sembelit.

  1. Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah

Kandungan gizi yang terkandung dalam sayur genjer memiliki manfaat untuk dapat menurunkan kadar gula darah.  Sehingga akan sangat baik untuk dikonsumsi bagi Anda yang sedang menderita hiperglikemia (kadar gula darah dalam tubuh yang melebihi batas normal).

  1. Mencegah Penyakit Kanker Kolon

Kanker kolon atau yang biasa disebut dengan kanker usus besar merupakan penyakit kaker yang biasa menyerang usus besar pada bagian tubuh manusia. Jenis kanker yang satu ini memang biasa menyerang orang-orang yang sudah berusia lanjut.

Tetapi tidak ada salahnya jika mulai sekarang Anda berjaga-jaga untuk menghindari penyakit kanker ini. Dengan mengonsumsi sayuran genjer secara teratur, Anda bisa mencegah datangnya penyakit kanker kolon.

  1. Nutrisi Penting Bagi Wanita Menopouse

Genjer merupakan sayuran hijau yang bisa memenuhi kebutuhan gizi wanita menopouse. Hal ini dikarenakan adanya kandungan fosfor dan kalsium di dalamnya. Kandungan ini juga mampu untuk memperkuat dan menyehatkan tulang sehingga dapat mengatasi osteoporosisi yang umumnya terjadi pada wanita yang sudah mengalami menopouse.

Demikian informasi dari kami mengenai “Manfaat Penting Sayur Genjer”. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini bermanfaat bagi Anda.

 

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Terong

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Terong

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Terong

Buah terung atau yang biasa disebut dengan terong merupakan salah satu sayuran buah yang ada banyak di Indonesia. Sayuran buah yang satu ini dapat diolah menjadi berbagai macam olahan makanan atau krasi masakan dengan rasa yang lezat.

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Terong

Dapat dimasak menjadi balado, gulai atau bisa juga sebagai lalapan yang sangat lezat. Bagi kebanyakan orang yang menyukai sayuran ini, terong yang dibakar dan dimakan bersama dengan tambal terasi saja sudah terasa sangat nikmat.

Di Indonesia sendiri, buah terong mempunyai sebutan yang berbeda-beda di setiap daerah. Seperti misalnya orang Aceh menyebut buah terong dengan nama Boh Trueng, tuyung (Pak Pak), Touong (Melayu), dan lain sebagainya.

Tanaman terong bisa tumbuh dengan baik dan subur di Indonesia, baik itu di dataran rendah ataupun di dataran tinggi. Selain memiliki rasa yang sangat lezat, buah terong ternyata juga mempunyai banyak manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh. Hal ini karena buah terong memiliki kandungan berbagai macam gizi dan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Buah Terong

Buah terong adalah sayuran buah yang mempunyai kandungan gizi dan nutrisi yang sangat lengkap. Terong memiliki kandungan protein, kalori, lemak, serat, dan karbohidrat. Selain itu buah terong juga banyak mengandung vitamin B (B1, B2, B3), vitamin C vitamin E, vitamin K, zat besidan juga kalium.

Bahkan juga mengandung magnesium dan anthocyanin yang merupakan senyawa alami phytochemical yang disebut dengan flavanoid. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah kandungan dan nutrisi secara lengkap yang dimiliki oleh buah terong.

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori (Energi) 25kcal (104kJ)
Karbohidrat 5,88g
Gula 3,53g
Serat 3g
Air 92,3g
Protein 0,98g 2%
Lemak 0,18g 1%
Vitamin A
Vitamin C 2,2mg 3%
Vitamin D
Vitamin E 0,3mg 2%
Vitamin K 3,5µg 3%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,039mg 3%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,037mg 3%
Vitamin B3 (Niacin) 0,649mg 4%
Vitamin B5 (Pantothenic acid) 0,281mg 6%
Vitamin B6 0,084mg 6%
Vitamin B9 (Folat) 22µg 6%
Kalsium 9mg 1%
Zat Besi 0,23mg 2%
Magnesium 14mg 4%
Manganese 0,232mg 11%
Fosfor 24mg 3%
Potassium (Kalium) 229mg 5%
Seng (Zinc) 0,16mg 2%

 

Manfaat Buah Terong Bagi Kesehatan

Dengan banyaknya berbagai macam kandungan gizi dan nutrisi, maka tak heran jika buah terong memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Adapun beberapa manfaat buah terong untuk kesehatan tubuh adala sebagai berikut:

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Terong

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Manfaat buah terong yang pertama adalah dapat melacarnkan sistem pencernaan. Hal ini karena buah terong memiliki kandungan serat dalam jumlah yang sangat tinggi.

Kandungan serat yang sangat tinggi ini juga baik sekali dalam menjaga sistem pencernaan agar selalu dalam keadaan sehat. Mengonsumsi buah terong yang sudah diolah ataupun yang dijadikan sebagai lalapan bisa mencegah masalah pada sistem pencernaan.

  1. Dapat Mencegah Sembelit

Apabila Anda mengalami masalah sembelit atau Buang Air Besar yang tidak lancar, maka Anda bisa mencoba untuk memakan buah terong. Kandungan serat cukup tinggi dalam buah terong bisa membantu Anda agar terhindar dari berbagai macam gangguan sembelit.

  1. Dapat Mencegah Kanker Usus

Apabila Anda ingin terhindar dari penyakit kanker usus, maka mulailah untuk menyukai beberapa makanan sehat seperti buah terong ini. Serat yang terkandung dalam buah terong bisa membantu untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda. Dengan demikian resiko kanker usus pun juga bisa dihindari.

  1. Membuat Kulit Lebih Sehat

Dengan mengonsumsi buah terong maka Anda bisa mempunyai kulit yang jauh lebih sehat. Hal ini karena beberapa kandungan dalam buah terong yang sangat bermanfaat dalam menyehatkan kulit.

Beberapa kandungan tersebut adalah kandungan mineral, air, dan vitamin E dalam buah terong. Dengan adanya beberapa kandungan tersebut maka kulit akan terhidrasi dengan sebaik mungin dan bisa membuat kulit tampak lebih segar.

  1. Dapat Menyehatkan Rambut dan Kulit Kepala

Kandungan banyak vitamin dan mineral yang ada di dalam buah terong mempunyai manfaat untuk selalu menjaga kulit kepala dan juga rambut agar tetap dalam keadaan sehat. Dengan mengonsumsi buah terong secara rutin maka bisa dipastikan Anda nantinya akan terhindar dari berbagai masalah rambut dan juga kulit kepala.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Mengonsumsi buah terong sesering mungkin dipercaya mampu untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Kandungan gizi yang ada di dalam buah terong juga bisa membantu untuk dapat menstabilkan tekanan darah.

Dengan kadar kolesterol rendah atau tekanan darah dalam keadaan normal maka bisa dipastikan bahwa kondisi kesehatan jantung Anda tetap dalam keadaan baik.

  1. Baik untuk Penderita Diabetes

Buah terong juga sangat baik sekali bagi Anda yang sedang menderita penyakit diabetes.  Mengonsumsi buah terong bisa memberikan manfaat dalam mengatur kadar gula dalam darah.

Selain itu, dengan mengonsumsi buah terong sesering mungkin bisa membantu untuk mengontrol penyerapan glukosa. Dengan demikian maka buah terong sangat baik sekali untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes type 2.

  1. Menurunkan Kelebihan Berat Badan

Manfaat buah terong selanjutnya adalah dapat membantu untuk menurunkan kelebihan berat badan. Buah terong ini memang sangat baik sekali untuk dikonsumsi bagi Anda yang sekarang ini sedang mengalami masalah dengan berat badan.

Manfaat buah terong dalam menurunkan kelebihan berat badan tentu karena kandungan yang dimilikinya. Kandungan air yang sangat tinggi dan kalori yang cukup rendah dalam buah terong bisa membantu Anda dalam menurunkan kelebihan berat badan.

  1. Dapat Meningkatkan Daya Ingat

Buah terong ternyata juga sangat baik dalam menjaga kesehatan otak. Mengonsumsi buah terong secara rutin bisa membantu untuk meningkatkan daya ingat Anda karena adanya kandungan fitonutrien di dalamnya.

Kandungan fitonutrien yang ada dalam buah terong bisa melindungi sel-sel otak Anda dari berbagai macam kerusakan. Dengan demikian maka dapat meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak Anda akan selalu terjaga.

Mitos Tentang Buah Terong

Mitos yang beredar luas di tengah-tengah masyarakat mengenai buah terong yaitu dengan mengonsumsi buah terong dapat menurunkan stamina pria dan bisa membuat “lemas”. Karena mitos inilah banyak sekali orang yang menghindari untuk mengonsumsi buah terong.

Padahal mitos tersebut tidak benar adanya. Hal ini karena buah terong mempunyai kandungan vitamin dan gizi yang sangat berkhasiat dalam menjaga kesehatan tubuh. Disamping itu, juga tidak ada penelitian sama sekali yang menjelaskan bahwa dengan mengonsumsi buah terong bisa membuat “lemas”.

Demikian sedikit penjelasan mengenai “Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Terong” yang dapat admin sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga dengan adanya pembahasan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca semua. Semoga bermanfaat.

Manfaat Kacang Kecipir (Kacang Botor) Untuk Kesehatan

Manfaat Kacang Kecipir (Kacang Botor) Untuk Kesehatan

Manfaat KACANG KECIPIR (Kacang Botor) Untuk Kesehatan

Tanaman kacang kecipir atau Psophocarpus tetragnolobus merupakan salah satu tanaman dari jenis kacang-kacangan yang tumbuh secara merambat. Bagian tanaman kecipir yang biasa dimanfaatkan sebagai sayur mayur adalah daun muda atau pucuk tanaman dan juga bagian buahnya.

Manfaat Kacang Kecipir (Kacang Botor) Untuk Kesehatan

Buah tanaman kecipir yang umumnya diolah menjadi sayur adalah buah segar yang masih muda. Tanaman kacang kecipir sendiri sudah ada banyak di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Di Indonesia, tanaman kacang kecipir di setiap daerah mempunyai nama sebutan yang berbeda-beda, seperti misalna di daerah Palembang disebut dengan Kacang Embing, (Sumatera) Kacang Botol, (Jawa) Cipir, Kecipir, Cicipir, (Melayu) Kacang Belimbing, (Sunda) Jaat,  (Manado) Birararo, Kacang Kumbotor, Kacang Botor dan lain sebagainya.

Kandungan Gizi dan Nutrisi Kacang Kecipir

Sama seperti tanaman kacang-kacangan pada umumnya, kacang kecipir mempunyai kandungan gizi dan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Menurut sebuah penelitian, dalam setiap 100 gram biji kacang kecipir mentah memiliki kandungan berbagai macam nutrisi dan juga vitamin, diantaranya:

  • Energi 409 kkal (1,711 kJ),
    • Karbohidrat 41.7 gram,
    • Serat Pangan 25.9 gram,
    • Lemak tak jenuh 2.3 gram ,
    • Lemak tak jenuh tunggal 6 gram,
    • Lemak tak jenuh majemuk 4.3 gram,
    • Protein 29.65 gram,
    • Vitamin A
    • Vitamin C
    • Vitamin E
    • Vitamin B1 (Thiamin) 1.03 mg (79%),
    • Vitamin B2 (Riboflavin) 0.45 mg (30%),
    • Vitamin B3 (Niacin) 3.09 mg (21%),
    • Vitamin B5 (Asam Pantothenat) 0.795 mg (16%),
    • Vitamin B6 0.175 mg (13%),
    • Vitamin B9 (Folat) 45 fjg (11%),
    • Kalsium 440 mg (44%),
    • Fosfor 451 mg (64%),
    • Zat Besi 13.44 mg (108%),
    • Magnesium 179 mg (48%),
    • Mangan 3.721 mg (186%),
    • Seng 4.48 mg (45%),
    • Kalium 977 mg (21%),
    • Natrium 38 mg (2%).

 

Manfaat dan Khasiat Kacang Kecipir untuk Kesehatan Tubuh

Dengan banyaknya kandungan nutrisi dan gizi yang ada dalam kacang kecipir, maka banyak juga manfaat kacang kecipir untuk tubuh. Adapun manfaat dan khasiat kacang kecipir untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Dapat Menyehatkan Tulang dan Gigi

Manfaat kacang kecipir yang pertama adalah dapat menyehatkan tulang dan gigi. Hal ini karena adanya kandungan mineral yang bermanfaat dalam kacang kecipir, yaitu kandungan fosfor dan kalsium.

Kandungan fosfor dan kalsium yang ada dalam kacang kecipir memiliki manfaat untuk menjaga tulang agar tetap sehat. Selain itu, kedua kandungan tersebut juga bermanfaat dalam menyehatkan gigi.

  1. Sebagai Sumber Protein

Kacang kecipir ternyata mempunyai kandungan protein dalam jumlah yang sangat banyak. Dengan mengonsumsi kacang kecipir secara rutin maka sudah mampu untuk memenuhi asupan protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

  1. Dapat Menurunkan Berat Badan

Kacang kecipir juga bermanfaat dalam mengatasi kelebihan berat badan. Ini karena kacang kecipir merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan rendah kalori.

Selain itu, kacang kecipir juga memiliki kandungan lemak sehat sehingga jenis kacang ini akan membantu untuk dapat menurunkan kelebihan berat badan. Jadi jika Anda ingin menurunkan berat badan maka bisa mengonsumsi kacang kecipir secara rutin.

  1. Baik untuk Wanita Hamil

Ibu hamil sangat disarankan untuk memakan kacang kecipir ini karena baik untuk kehamilannya. Hal ini karena di dalam kacang kecipir memiliki kandungan asam folat.

Asam folat sendiri sangat diperlukan dalam sintetis DNA dan pemisahan sel. Dengan mengonsumsi kacang kecipir ketika hamil maka bisa membantu pertumbuhan janin dan dapat mencegah cacat kehamilan.

  1. Sebagai Antioksidan

Vitamin A dan vitamin C yang ada di dalam kacang kecipir memiliki peran penting sebagai antioksidan alami yang sangat kuat. Antioksidan dalam ini memiliki manfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas dan bahkan juga dapat menangkal racun.

  1. Menjaga Tubuh Tetap Bugar

Kacang kecipir memiliki kandungan vitamin B dan vitamin E dalam jumlah yang cukup tinggi. Kedua kandungan inilah yang bermanfaat untuk menjaga tubuh agar tetap sehat bugar.

Selain itu, kedua kandungan tersebut juga dapat meningkatkan stamina tubuh. Kacang kecipir sendiri diketahui merupakan salah satu sumber tenaga yang sehat.

  1. Menambah Nafsu Makan

Kacang kecipir diketahui memiliki manfaat dalam meningkatkan nafsu makan. Bagi Anda yang sekarang ini sedang mengalami penurunan nafsu makan, maka cobalah untuk meminum rebusan alami kacang kecipir.

Cara membuat ramuannya sendiri sangat mudah, cukup dengan merebus beberapa buah kacang kecipir sampai benar-benar mendidih. Lalu saring dan minuma air dari rebusan kacang kecipir tersebut secara terartur.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Manfaat kancang kecipir yang selanjutnya adalah dapat melancarkan sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan kacang kecipir merupakan salah satu sayuran buah yang mempunyai kandungan serat sangat tinggi.

Kandungan serat dalam jumlah yang banyak tersebut juga dapat melancarkan BAB atau Buang Air Besar. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat menjaga sistem pencernaan agar selalu dalam keadaan sehat.

  1. Dapat Mengobati Bisul

Kacang kecipir ternyata juga memiliki manfaat untuk mengobati bisul. Daun tanaman kecipir yang masih mudah mempunyai manfaat dalam mengatasi bisul dan juga peradangan yang lainnya. Cara memanfaatkan daun tanaman kecipir ini sebagai obat alami bisul atau peradangan lainnya pun sangat mudah sekali.

Caranya adalah dengan menyiapkan beberapa helai daun tanaman kecipir yang masih muda atau secukupnya saja. Jika sudah maka campurkan daun kacang kecipir tersebut dengan adas pulosari. Setelah semuanya sudah tercampur maka langsung saja tumbuk sampai benar-benar halus.

Untuk penggunaan obat alami ini cukup dengan mengoleskan pada bagian tubuh yang terkena bisul ataupun bagian tubuh yang sedang mengalami peradangan. Lakukan cara ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal sampai bisul atau peradangan Anda benar-benar sembuh.

  1. Dapat Mengobati Sakit Telinga

Manfaat kacang kecipir yang terakhir adalah untuk dapat mengobati sakit telinga. Jika Anda sekarang ini sedang mengalami sakit telinga, maka bisa langsung Anda obati secara tradisional dengan memanfaatkan daun tanaman kecipir.

Caranya pun juga sangat mudah. Rebus beberapa helai daun tanaman kecipir yang masih muda bersama dengan sedikit air. Rebus sampai benar-benar mendidih dan tunggu sampai dingin. Jika sudah dingin maka bisa langsung Anda tetestkan ke telinga yang sakit. Lakukan cara ini secara teratur supaya bisa cepat sembuh.

Kandungan lemak, kalori, dan karbohidrat yang ada dalam kacang kecipir diketahui lebih tinggi jika dibandingkan dengan daging. Maka dari itu, kacang kecipir ini dapat dimanfaatkan sebagai pengganti daging bagi Anda para vegetarian yang sekarang ini sedang menjalani program diet sehat.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai “Manfaat dan Khasiat Kacang Kecipir”. Semoga apa yang sudah kami sampaikan pada pembahasan kali ini bisa memberikan manfaat atau wawasan bagi Anda. Semoga bermanfaat.

Manfaat Mengkonsumsi Buah Mentimun

Manfaat Mengkonsumsi Buah Mentimun

Buah mentimun, atau yang biasa disebut dengan buah timun atau ketimun merupakan buah yang memiliki nama latin Cucumi satius L. Mentimun merupakan tanaman semusim yang tumbuh secara merambat dan termasuk dalam golongan Cucurbitaceae.

 

Buah timun oleh masyarakat biasa dimanfaatkan sebagai bahan sayuran dan bisa juga dikonsumsi secara langsung sebagai  buah yang menyegarkan.  Sama halnya dengan tanaman yang berasal dari golongan Cucurbitaceae lainnya, buah mentimun juga mempunyai kandungan air yang sangat tinggi dan bahkan mencapai 95%.

Dengan kandungan kadar air yang sangat tinggi dan mempunyai aroma khas yang sangat menyegarkan maka buah mentimun ini sangat cocok untuk dikonsumsi ketika cuaca panas. Buah segar yang satu banyak kita temukan di berbagai negara belahan dunia, umumnya dimanfaatkan sebagai pelengkap hidangan atau banyak juga disajikan sebagai minuman segar.

Kandungan Gizi Buah Mentimun

Selain banyak digunakan sebagai sayuran segar dan bahan minuman, buah mentimun juga mempunyai kandungan gizi yang sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Mentimun mempunyai sifat diuretik, efek pendingin serta memiliki manfaat sebagai pembersih kulit.

Buah mentimun juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kulit. Hal ini karena buah mentimun memiliki kandungan air yang sangat tinggi serta banyak mengandung vitamin seperti vitamin A, vitamin B, dan juga vitamin C.

Selain itu, dalam buah mentimun ini juga terdapat kandungan asam caffeic dan asam askorbat serta berbagai macam mineral seperti kalium, magnesium, siliki dan juga mangan.

Dalam setiap 100 gram buah mentimun sergan mengandung:

Protein 0,65 g 1% – Total Lemak 0.11 g 0.5% – Energi 15 Kcal <1% – Karbohidrat 3,63 g 3% – Folat 7 mg 2% – Niacin 0.098 mg <1% – Kolesterol 0 mg 0% – Diet Serat 0,5 g 1% –  Riboflavin 0,033 mg 3% – Thiamin 0,027 mg 2% – Asam pantotenat 0.259 mg 5% – Pyridoxine 0.040 mg 3% –  Vitamin E 0,03 mg 0% – Vitamin K 16,4 mg 13,6% –  Vitamin A 105 IU 3,5% – Vitamin C 2,8 mg 4,5% –  Kalsium 16 mg 1,6% – Besi 0,28 mg 3,5% – Magnesium 13 mg 3% – Sodium 2 mg 0% – Kalium 147 mg 3% – Seng 0,20 mg 2% – Karoten-AY 45 ug – Mangan 0,079 mg 3,5% – Fosfor 24 mg 3% – – Crypto-xanthin-AY 26 ug – – Lutein-zeaxanthin 23 ug.

Manfaat Buah Mentimun untuk Kesehatan

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat buah mentimun yang pertama adalah untuk menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan adanya kandungan vitamin yang ada di dalam buah mentimun atau timun ini yaitu vitamin K.

Vitamin K yang ada dalam buah mentimun memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang dan dapat mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Selain itu, juga memiliki peran penting dalam pembentukan masa tulang.

  1. Sebagai Antioksidan

Buah mentimun memiliki kandungan antioksidan alami dalam rasio moderat, seperti vitamin-A, vitamin C, zea-xanthin, beta-karotein, dan juga lutein. Senyawa inilah yang merupakan antioksidan alami.

Beberapa senyawa tersebut memiliki peran penting sebagai zat perlindungan dalam melawan radikal bebas, yang sudah pasti dapat mencgah efek penuaan serta berbagai macam proses penyebab penyakit.

  1. Dapat Menyehatkan Sistem Pencernaan

Buah mentimun memiliki kandungan yang dapat melancarkan sistem pencernaan. Kandungan tersebut adalah serat dalam jumlah yang cukup tinggi. Selain dapat melancarkan sistem pencernaan, kandungan serat ini juga memiliki manfaat dalam menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat.

  1. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Buah mentimun merupakan salah satu sayuran buah yang mengandung kalori sangat rendah. Bahkan buah mentimun juga tidak memiliki kandungan lemak jenuh atau kolesterol sama sekali. Hal ini tentu sangat baik jika dikonsumsi oleh penderita kolesterol yang cukup tinggi.

  1. Baik untuk Kesehatan Otot

Manfaat buah mentimun selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan otot. Ini didukung dengan adanya kandungan berkhasiat dalam buah mentimun, yaitu kandungan silika.

Kandungan silika yang ada di dalam buah mentimun memiliki peran penting dalam pengembangan jaringan ikat. Selain itu, kandungan ini juga dapat menjaga kesehatan otot.

  1. Menjaga Pembengkakan

Buah mentimun yang memiliki sifat diuretik dapat meningkatkan volum serta frekuensi buang air kecil. Hal tersebut tentunya akan mengurangi pembengkakan yang terjadi pada tangan dan kaki akibat retensi air.

  1. Menjaga Kesehatan Otak

Dalam buah mentimun terdapat kandungan anti-inflamasi yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Selain itu, kandungan anti-inflamasi ini juga dapat mengurangi peradangan.

Air mentimun mampu untuk meningkatkan aliran darah langsung ke otak sehingga dapat mencegah berbagai kerusakan pada otak.

  1. Dapat Mencegah Kanker

Antioksidan dalam jumlah tinggi pada buah mentimun yaitu pinoresinol mampu untuk mengurangi resiko beberapa jenis penyakit kanker. Kandungan antioksidannya mampu untuk melawan radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan sel dan dapat mencegah resiko terkena penyakit kanker.

  1. Dapat Menyehatkan Ginjal

Mengonsumsi buah mentimun secara rutin bisa membantu untuk membersikan kotoran-kotoran yang terakumulasi di dalam ginjal manusia. Dengan demikian maka ginjal akan selalu bersih dan dalam keadaan sehat.

  1. Dapat Menyehatkan Kulit dan Rambut

Antioksidan yang terkandung dalam buah mentimun bisa membuat kulit Anda tampak lebih bersih dan segar. Sedangkan zat sulfur dan silikon yang ada dalam mentimun bisa membantu pertumbuhan rambut Anda dan akan membuat rambut tampak lebih sehat.

  1. Dapat Mengatasi Bau Mulut

Mengonsumsi buah mentimun juga memiliki manfaat dalam mengurangi bau mulut. Kandungan phytochemicials yang ada dalam air buah mentimun dapat membunuh bakteri di dalam mulut yang bisa mengakibatkan bau mulut.

  1. Membersihkan Racun di Dalam Tubuh

Buah mentimun mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan mempunyai efek detoksifikasi. Kedua jenis kandungan inilah yang memiliki peran penting dalam melawan serta membersihkan racun yang ada di dalam tubuh.

  1. Meningkatkan Imunitas

Berbagai kandungan vitamin yang ada di dalam buah mentimun seperti vitamin C dan vitamin B kompleks bisa membantu untuk meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh.

Dengan mengonsumsi buah mentimun bisa membantu proses penyembuhan serta pemulihan dari suatu penyakit. Selain itu, Anda nantinya juga akan terhindar dari berbagai macam penyakit.

  1. Dapat Mencegah Penyakit Jantung

Mengonsumsi buah mentimun bisa membantu untuk mengurangi kadar kolesterol jahat yang ada dalam tubuh sehingga bisa menurunkan resiko terkena serangan penyakit jantung.

  1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Buah mentimun juga memiliki manfaat penting dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan mengonsumsi buah mentimun secara rutin dipercaya mampu untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Demikian sedikit informasi yang dapat kami sampaikan mengenai “Manfaat Mengonsumsi Buah Mentimun”. Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

 

 

Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Buah naga atau Hylocereus undatus merupakan salah satu tanaman sejenis kaktus yang berasal dari wilayah Mesksiko, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Tanaman ini sekarang sudah menyebar luas ke berbagai negara di belahan dunia termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri sudah banyak sekali petani yang membudidayakan buah naga dalam skala besar. Buah naga pun sudah semakin populer karena memiliki banyak kandungan mineral dan vitamin yang sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh.

Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Bahkan buah naga juga biasa disebut dengan tanaman herbal. Hal ini karena buah naga banyak dikonsumsi oleh masyarakat untuk membantu dalam proses penyembuhan berbagai macam jenis penyakit.

Baik buah naga putih ataupun buah naga merah keduanya sama-sama mempunyai manfaat penting untuk kesehatan. Mengonsumsi buah naga secara rutin bisa memberikan efek yang positif untuk kesehatan tubuh.

Buah segar yang satu ini bisa dikonsumsi secara langsung dalam keadaan segar atau bisa juga diolah terlebih dahulu menjadi berbagai bentuk olahan makanan dan minuman seperti jus, bubur, keripik, salad, agar-agar, dan lain sebagainya.

Kandungan Gizi Buah Naga

Manfaat dan khasiat buah naga bisa Ada dapatkan karena kandungan gizi dan nutrisinya yang sangat beragam. Dalam setiap 100 gram atau 7 sendok makan buah naga, terkandung gizi dan nutrisi sebagai berikut ini:

No Gizi Jumlah/100 gr %AKG Harian
1 Air 87 gr NA
2 Protein 1.1 gr 2.1%
3 Lemak 0.4 gr NA
4 Karbohidrat 11.0 gr 3.4%
5 Serat 3 gr 12%
6 Vitamin B1 (Thiamine) 0.04 mg 2.7%
7 Vitamin B2 (Riboflavin) 0.05 mg 2.9%
8 Vitamin B3 (Niacin) 0.16 mg 0.8%
9 Vitamin C (Ascorbic Acid) 20.5 mg 34.2%
10 Kalsium (Ca) 8.5 mg 0.9%
11 Besi (Fe) 1.9 mg 10.6%

 

Manfaat dan Khasiat Buah Naga

Manfaat buah naga bagi kesehatan tubuh sebenarnya bukan merupakan fakta baru. Tetapi manfaat buah yang satu ini secara spesifik masih belum banyak menjadi perhatian. Adapun manfaat dan khasiat yang bisa Anda dapatkan jika mengonsumsi buah naga adalah sebagai berikut:

  1. Menurunkan Berat Badan

Manfaat buah naga yang pertama adalah dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena buah naga memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, tetapi sangat rendah lemak dan karbohidrat. Tentu saja buah naga bisa menjadi salah satu camilan yang cocok bagi Anda yang sekarang ini sedang menjalani program diet.

  1. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Buah naga memiliki kandungan vitamin B yang sangat baik dalam menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Maka dari itu, khasiat buah ini akan sangat dirasakan oleh mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi apabila dikonsumsi secara teratur.

Mengonsumsi buah naga secara teratur juga dapat mencegah penyakit jantung koroner atau penyakit stroke akibat dari kadar kolesterol yang sangat tinggi.

  1. Dapat Mengatasi Diabetes

Tidak hanya berkhasiat untuk penderita kolesterol tinggi saja, manfaat buah naga juga bisa dirasakan secara langsung bagi penderita diabetes. Rasanya yang cukup manis karena buah naga mempunyai kandungan gula yang rendah sehingga akan sangat aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

  1. Dapat Meningkatkan Stamina

Pada saat musim berganti (pancaroba), sebaiknya Anda mengonsumsi buah-buahan seperti buah naga. Hal ini karena buah naga memiliki kandungan vitamin dan antioksidan  yang sangat tinggi sehingga dapat menambah stamina tubuh supaya tidak mudah sakit.

  1. Dapat Meredakan Sakit Tenggorokan dan Sariawan

Mengalami sakit tenggorokan ataupun sariawan tentu akan membuat Anda merasa sangat tidak enak saat makan dan minum. Nah, untuk mengatasinya Anda bisa langsung mengonsumsi buah naga.

Buah naga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sehingga sangat efektif untuk menyembuhkan sakit sariawan dan juga tenggorokan. Selain itu, teksturnya yang sangat lembut juga dapat meringankan kerja mulut dan  tenggorokan.

  1. Dapat Meredakan Asma

Kandungan vitamin B3 yang ada di dalam buah naga ampuh untuk meredakan asam. Maka dari itu, buah naga sangat bagus untuk dikonsumsi jika asma sedang kambuh atau bisa juga dikonsumsi secara teratur supaya asma tidak kambuh lagi.

  1. Meredakan Batuk

Vitamin A yang terkandung dalam buah naga juga bisa meredakan batuk. Jika Anda sedang batuk dan batuk tersebut tak kunjung sembuh maka Anda bisa mencoba untuk mengonsumsi buah naga. Namun hal ini juga tetap harus diimbangi dengan minum obat batuk.

  1. Menstabilkan Darah Tinggi

Kandungan gizi yang ada di dalam buah naga juga sangat bagus untuk dikonsumsi bagi Anda yang menderita penyakit darah tinggi. Vitamin B3 memiliki peran penting dalam menstabilkan tekanan darah apabila kitar rutin saat mengonsumsinya.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Manfaat buah naga yang selanjutnya adalah baik untuk sistem pencernaan. Hal ini karena kandungan serat yang ada dalam buah naga cukup tinggi sehingga bisa melancarkan sistem pencernaan. Maka dari itu, usahakan untuk mengonsumsi buah naga setiap hari.

  1. Menguatkan Jantung

Segala macam gangguan pada jantung sebenarnya bisa dicegah sejak dini,  seperti rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah naga.

Kandungan phytochemical captin yang ada di dalam buah naga memiliki peran penting untuk menguatkan jantung. Maka dari itu, sangat disarankan untuk rutin mengonsumsi buah naga mulai sekarang.

  1. Mecegah Osteoporosis

Salah satu khasiat buah naga yang bisa dirasakan dalam jangka panjang adalah dapat mencegah terjadinya pengeroposan tulag atau osteoporosis. Hal ini karena adanya kalsium organik yang terkandung dalam buah naga.

  1. Dapat Mencegah Kanker

Buah naga juga dapat mencegah kanker karena adanya kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Kandungan antioksidan inilah yang dapat mencegah kerusakan sel-sel kanker yang diakibatkan oleh radikal bebas.

  1. Dapat Mencegah Penuaan Dini

Ternyata buah naga juga memiliki manfaat untuk kecantikan, yaitu mencegah penuaan dini. Manfaat ini tentunya akan terbukti jika Anda mengonsumsi buah naga secara teratur. Kandungan antioksidan dalam jumlah banyak dapat membantu untuk mengencangkan kulit serta meregenerasi sel-sel kulit yang telah rusak.

  1. Dapat Mencegah Anemia

Buah naga memiliki kandungan zat besi cukup tinggi yang sangat baik dalam meningkatkan kadar hemoglobin bagi penderita anemia. Kandungan ini juga bisa membantu untuk memproduksi sel-sel dara merah, yang nantinya dapat membantu untuk oksigenasi yang tepat dari bagian organ-organ vtal.

  1. Mencegah Kerusakan Rambut

Nutrisi dalam jumlah besar yang ada dalam buah naga juga bisa mencegah kerusakan pada rambut akibat bahan-bahan kimia yang umumnya ada dalam pewarna rambut. Hal ini dapat meningkatkan tekstur serta mengembalikan kilau rambut Anda.

Selain itu, buah naga juga mempunyai berbagai manfaat yang tak kalah penting, yaitu :

  1. Menguatkan Gigi
    2. Mengencangkan Kulit Wajah
    3. Untuk Membersihkan Usus
    4. Mengatasi Peradangan
    5. Menyehatkan Mata
    6. Mengatasi Kram
    7. Dapat Meningkatkan ASI
    8. Mengatasi Jerawat
    9. Melancarkan Sistem Peredaran Darah
    10. Dapat Menjaga Kelembaban Kulit
    11. Dapat Menjaga Ion Tubuh
    12. Membantu untuk Menjaga Kesehatan Syaraf
    13. Melindungi Usus dari Berbagai Bakteri
    14. Dapat Menyehatkan Otot
    15. Mencegah Influenza

 

Manfaat Mengkonsumsi Jamur Tiram

Manfaat Mengkonsumsi Jamur Tiram

Manfaat Mengkonsumsi Jamur Tiram

Jamur tiram mempunyai rasa yang sangat khas dan lezat. Jenis jamur ini merupakan salah satu jenis sayuran unik karena memiliki kandungan penyedap alami yang sudah pasti tidak akan memberikan efek negatif bagi tubuh.

Manfaat Mengkonsumsi Jamur Tiram

Jamur tiram bisa diolah dengan berbagai macam olahan masakan sesuai dengan selera kita masing-masing. Mengonsumsi jamur tiram secara rutin diketahui mempunyai efek yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Hal tersebut dikarenakan jamur tiram mempunyai kandungan berbagai macam gizi dan nutrisi yang sangat bermanfaat. Beberapa kandungan yang ada di dalam jamur tiram adalah vitamin, protein, mineral, antioksidan alami dan juga antibiotik.

Jenis jamur tiram juga merupakan makanan sehat yang dapat dikonsumsi oleh siapa saja. Jamur tiram tidak memiliki kandungan lemak ataupun kolesterol sama sekali. Sehingga akan sangat aman sekali dikonsumsi bagi Anda yang kini sedang menjalani  program diet. Jamur ini tentunya juga aman dan sangat baik untuk dikonsumsi bagi Anda penderita kolesterol.

Kandungan Gizi Jamur Tiram

Jamur tiram memang memiliki kandungan berbagai macam gizi dan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Adapun kandungan gizi dan nutrisi yang ada di dalam jamur tiram adalah sebagai berikut:

  • 1 g 0%
  • Lemakjenuh 0 g 0%
  • Lemaktakjenuh ganda 0,1 g
  • Lemaktakjenuh tunggal 0 g
  • Kolesterol 0 mg 0%
  • Sodium 1 mg 0%
  • Kalium 143 mg 4%
  • Karbohidrat 4,9 g 1%
  • Serat 1,9 g 7%
  • Gula 1,4 g
  • Protein 1,4 g 2%
  • Vitamin A 0% Vitamin C 0%
  • Vitamin B-6 0%
  • Vitamin B-12 0%
  • Kalsium 0%
  • Besi 1%
  • Magnesium 1 %

Manfaat dan Khasiat Jamur Tiram

Dengan berbagai macam kandungan gizi dan nutrisi yang dimilikinya maka jamur tiram mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Adapun berbagai manfaat dan khasiat jamur tiram untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Jamur tiram memiliki kandungan banyak protein tanpa lemak dan juga non kolesterol. Selain itu jamur tiram juga memiliki kandungan karbohidrat yang cukup rendah. Maka dari itu, jamur tiram ini mampu untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh

Jika Anda yang sedang memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi maka bisa langsung untuk mengonsumsi jamur tiram ini untuk membantu menurunkan kadar kolesterol.

  1. Dapat Menurunkan Berat Badan

Jamur tiram sangat baik untuk dikonsumsi bagi Anda yang ingin menurunkan kelebihan berat badan. Badan yang gemuk memang sangat menganggu penampilan dan bisa membuat Anda sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya Anda bisa mengonsumsi jamur tiram.

Hal tersebut dikarenakan jamur tiram memiliki kandungan karbohidrat yang sangat rendah, tidak mengandung kolesterol dan tidak mengandung lemak sama sekali. Dengan demikian, mengonsumsi jamur tiram bisa membantu untuk menurunkan kelebihan berat badan secara cepat.

  1. Baik untuk Penderita Diabetes

Jamur tiram adalah salah satu makanan yang sangat rendah energi dan juga rendah gula. Sehingga jamur tiram akan sangat baik untuk dikonsumsi bagi Anda yang sedang menderita penyakit diabetes.

Penderita diabetes sendiri mudah untuk terserang infeksi, terutama pada bagian kaki dan biasanya berlangsung sangat lama. Antibiotik alami yang ada di dalam jamur tiram bisa membantu untuk mencegah terjadinya infeksi berbahaya bagi penderita diabates.

  1. Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jamur tiram memiliki kandungan antiokidan alami yang sangat kuat. Antioksidan alami ini memiliki peran penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Selain itu, juga dapat memberian perlindungan bagi tubuh dari radikal bebas.

  1. Dapat Mencegah Kanker

Mengonsumsi jamur tiram secara rutin bisa membantu Anda untuk terhindar dari berbagai macam penyakit kanker seperti kanker prostat dan kanker payudara. Hal ini karena jamur tiram memiliki kandungan beta-glukan serta asam linoleat terkonjugasi yang mempunyai sifat anti efek karsinogenik yang berkhasiat untuk menurunkan resiko terkena penyakit kanker.

Beta-glukan dan juga selenium memiliki peran penting dalam mencegah pertumbuhan sel-sel kanker pada kanker prostat. Sedangkan untuk asam linoleat memiliki peran penting dalam menekan efek estrogen. Estrogen sendiri adalah faktor utama penyebab kanker payudara.

  1. Dapat Mencegah Anemia

Manfaat jamur tiram yang berikutnya adalah dapat mencegah penyakit anemia. Hal ini karena jamur tiram memiliki kandungan zat besi yang dimana zat tersebut bermanfaat untuk dapat mencegah terjadinya anemia.

Apabila Anda mengalami masalah seperti kekurangan darah, maka mengonsumsi jamur tiram merupakan salah satu solusi yang tepat. Konsumsi sesering mungkin untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

  1. Dapat Mempercepat Penyembuhan Luka

Mengonsumsi jamur tiram secara rutin bisa membantu untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, jamur tiram juga memiliki fungsi penting dalam mencegah infeksi.

Hal ini karena dalam jamur tiram terdapat kandungan antibiotik alami yang hampir mirip dengan penisilin. Kandungan tersebutlah yang memiliki manfaat untuk dapat mencegah terjadinya serta mempercepat proses penyembuhan luka.

  1. Mencegah Serangan Jantung

Kandungan gizi yang ada di dalam jamur tiram sangat baik untuk kelancaran fungsi jantung. Hal ini karena kandungan gizi yang sudah cukup dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat menstabilkan pompaan darah oleh jantung.

Hal tersebut tentu akan membuat tekanan darah juga menjadi stabil, jadi penyumbatan darah pun tidak akan pernah terjadi sehingga Anda bisa terhindar dari beberapa gangguan penyakit jantung seperti jantung lemah dan serangan jantung.

  1. Sumber Antioksidan

Manfaat jamur tiram yang selanjutnya adalah sebagai sumber antioksidan alami bagi tubuh. Antioksidan merupakan senyawa yang memiliki peran penting dalam menangkal berbagai efek buruk yang bisa ditimbulkan oleh radikal bebas.

Setiap tubuh seseorang sebenarnya sudah dapat menghasilkan antioksidan sendiri. Hanya saja, jumlah antioksidan alami yang dihasilkan oleh tubuh manusia tidak terlalu banyak sehingga sangat dibutuhkan asupan antioksidan dari berbagai makanan harian.

Jamur tiram ini merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki kandungan ergothioneine, yaitu zat antioksidan alami yang dapat mencegah terjadinya peradangan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ergothioneine berkhasiat untuk dapat mencegah terjadinya pembentukan plak dalam pembuluh darah yang dapat memicu penyakit jantung dan juga aterosklrosis.

  1. Dapat Meningkatkan Kolagen

Manfaat jamur tiram lainnya adalah sebagai sumber mineral tembaga yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Tembaga disini mempunyai fungsi untuk dapat melancarkan sistem sirkulasi darah dengan cara meningkatkan pertumbuhan sel darah merah.

Fungsi sistem saraf akan menjadi lebih optimal karena adanya kandungan tembaga yang terdapat dalam jamur tiram ini. Selain itu, tembaga juga mempunyai manfaat untuk dapat memperkuat jaringan ikat dengan membantu untuk meningkatkan produksi kolagen.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai manfaat dan khasiat mengonsumsi jamur tiram untuk kesehatan tubuh. Semoga apa yang telah kami sampaikan ini bisa memberikan manfaat bagi Anda semua. Terimakasih.

 

9 Khasiat dan Manfaat Belimbing Wuluh

9 Khasiat dan Manfaat Belimbing Wuluh

9 Khasiat dan Manfaat Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh merupakan salah satu tanaman yang memiliki buah berwarna hijau muda, dengan bentuk bulat lonjong dan terasa asam. Buah ini pada umumnya digunakan sebagai bahan tambahan masakan. Selain itu, buahnya juga banyak dimanfatkan untuk campuran jamu.

9 Khasiat dan Manfaat Belimbing Wuluh

Buah ini biasa disebut dengan belimbing sayur, belimbing asam atau belimbing wuluh. Belimbing wuluh konon katanya berasal asli dari wilayah Maluku dan mulai menyebar hingga ke seluruh beberapa wilayah di Indonesia bahkan sampai ke Asia seperti Filipina, Malaysia, Srilanka dan juga Myanmar.

Belimbing wuluh memiliki nama latin Averrhoa Bilimbi L. Buah ini diketahui memiliki kandungan berbagai macam kandungan vitamin, khususnya vitamin C yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh.

Sudah sejak zaman dahulu belimbing wuluh dimanfaatkan sebagai bahan untuk pengobatan secara herbal.  Belimbing wuluh adalah buah yang kaya akan vitamin C yang secara alami bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi gusi berdarah dan juga sariawan.

Selain mengandung banyak vitamin C, belimbing wuluh juga memiliki kandungan tanin, glukosida, peroksida, asam folat, sulfur, kalsium oksalat, dan juga kalium sitrat. Tidak hanya pada bagian buahnya saja, bunga dan daun belimbing juga mempunyai manfaat untuk kesehatan.

Manfaat dan Khasiat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

  1. Sebagai Obat Herbal Penyakit Kulit Seperti Panu

Manfaat belimbing wuluh yang pertama adalah mengobati berbagai macam penyakit kulit seperti panu. Cara memanfaatkan belimbing wuluh untuk mengatasi panu ini pun sangat mudah.

Siapkan belimbing wuluh secukupnya dalam keadaan segar. Setelah itu belimbing wuluh harus dihaluskan terlebih dahulu. Jika sudah halus tambahkan dengan sedikit kapur sirih. Campur sampai benar-benar rata lalu oleskan pada kulit Anda yang terkena panu. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal maka lakukan cara ini secara rutin 2 x dalam sehari.

  1. Sebagai Obat Herbal untuk Mengatasi Sariawan dan Gusi Berdarah

Belimbing wuluh merupakan salah satu buah penghasil vitamin C yang sangat tinggi, dimana vitamin C ampuh digunakan untuk mengobati sariawan dan gusi berdarah. Cara memanfaatkannya pun juga cukup mudah.

Rebuslah bunga belimbing wuluh secukupnya saja, jika sudah matang maka tambahkan gula jawa. Untuk pemanfaatannya cukup dengan menggunakan air rebusan belimbing wuluh tersebut untuk berkumur.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Mengonsumsi buah belimbing wuluh bisa membantu untuk melancarkan sistem percernaan dan juga mengatasi susah BAB. Selain itu, buah belimbing juga akan selalu menjaga sistem pencernaan Anda agar selalu dalam keadaan sehat.

  1. Dapat Mengobati Jerawat dan Mencerahkan Kulit

Kandungan vitamin A dan asam oksalat dalam buah belimbing wuluh bisa membantu untuk mengurangi jerawat di wajah. Untuk dapat menghilangkan jerawat maka tumbuk halus bagian buahnya. Lalu aplikasikan langsung pada wajah sebagai masker alami. Diamkan selama kurang lebih 30 menit atau sampai masker belimbing tersebut mengering, kemudian basuh muka Anda dengan air hangat.

Lakukan cara ini setiap hari, atau setidaknya selama 3 hari. Anda juga dapat menambahkan buah belimbing ini ke dalam jus untuk bisa menambah kandungan nutrisi dan rasa yang sangat menyegarkan. Dengan memanfaatkannya sebagai masker alami dan mengonsumsi jus belimbing wuluh secara terartur maka akan membuat wajah Anda nampak cerah, terlihat lebih muda dan bintik-bintik hitam di wajah akan menghilang.

  1. Mengontrol Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Tekanan darah tinggi adalah sebuah kondisi yang berhubungan dengan munculnya tekanan darah dalam arteri. Seseorang bisa dikatakan mempunyai hipertensi jika tekanan darahnya diatas 140/90 mmHg.

Buah belimbing wuluh sendiri sudah lama digunakan sebagai obat alami untuk mengendalikan tekanan darah atau hipertensi. Caranya adalah dengan merebus buah belimbing wuluh dalam keadaan segar dengan 3 gelas air. Rebus sampai air rebusan menguap, kemudian air rebusannya dapat diminum ketika sudah suam-suam kaku. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal maka sangat disarankan untuk minum rebusan ini secara rutin yaitu setiap pagi hari.

  1. Mengobati Penyakit Diabetes

Buah belimbing wuluh diketahui memiliki manfaat untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Terdapat 2 cara yang bisa dilakukan untuk mengambil buah yang satu ini. Pertama, memanfaatkan buah belimbing wuluh sebagai jus dan kemudian meminumnya langsung seperti jus buah pada umumnya.

Kedua, rebus bagian buahnya dengan satu gelas air hingga setengah airnya menguap. Kemudian saring air rebusan belimbing wuluh tersebut. Minum sehari 2 kali untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

  1. Dapat Mengatasi Gondong (Parotitis)

Gondong atau epidemi parotitis merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh virus gondong. Virus ini umumnya akan menyerang kelenjar ludah dan dapat menyebabkan pembengkakan pada leher bagian atas ataupun pipi.

Dengan menempelkan daun belimbing wuluh dan batang muda dengan bawang putih yang bisa dihaluskan akan memberikan efek yang positif untuk mengurangi pembengkakan.

  1. Dapat Mengobati Alergi

Alergi merupakan sebuah kondisi yang diakibatkan oleh hipersensitivitas sistem kekebalan tubuh atau imun terhadap beberapa hal yang tertentu di luar tubuh. Beberapa hal tersebut bisa berupa obat-obatan, makanan, logam (menyebabkan dermatitis) dan udara (penyebab alergi rhinitis dan juga asma).

Gejala-gejala alergi adalah mata merah, gangguan pada sistem pernafasan, pilek dan juga kulit yang terasa sangat gatal. Nah, untuk mengatasi alergi tersebut maka Anda bisa langsung mengonsumsi buah belimbing wuluh ini.

  1. Memutihkan Kulit Wajah

Belimbing wuluh memiliki kandungan nutrisi yang dapat memutihkan kulit wajah kita secara alami dan sangat efektif. Cara memanfaatkan belimbing wuluh untuk memutihkan kulit wajah ini juga cukup mudah.

Anda dapat membuat masker secara alami dari buahnya yang sudah dihaluskan terlebih dahulu. Bisa juga dengan cara menggosokkan secara perlahan supaya sel-sel kulit mati juga ikut terangkat.

Kandungan Gizi Buah Belimbing Wuluh

Menurut DKBM atau Daftar Komposisi Bahan makanan, dalam setiap 100 gram buah belimbing wuluh memiliki kandungan lemak 0,4 gr, karbohidrat 8,8 gr, energi 36 kal, protein 0,4 gr, energi 36 kal, protein 0,4 gr, kalsium 4 mg, fosfor 12 mg, kalium 39 mg, vitamin A 170 Sl, vitamin B1 0,03 mg, dan  vitamin C 35.

Di Indonesia sendiri, buah belimbing wuluh ini memiliki nama sebutan yang sangat beragam, misalnya saja masyarakat Aceh biasa menyebutnya dengan limeng ungkot atau bohlimeng, Nias (malimbi), Minangkabau (balimbieng), Gayo (selemeng), Batak (asom, belimbingan), Melayu (belimbing asam), Lampung (balimbing), Madura (bhalingbhing bulu), Bali (blingbing buloh), Bima (limbi), Sunda (calincing, balingbing), Jawa (belimbing wuluh), Banjarmasin (belimbing tunjuk), Flores (balimbeng), Sawu (libi), Sangir (belerang), dan masyarakat Makasar biasa menyebut buah belimbing wuluh ini sebagai buah bainang.

Demikian sedikit informasi mengenai 9  khasiat dan manfaat buah belimbing wuluh yang dapat admin sampaikan pada pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat.

 

Kandungan Gizi dan Manfaat Paprika

Kandungan Gizi dan Manfaat Paprika

Kandungan Gizi dan Manfaat Paprika

Paprika merupakan sejenis cabe besar yang mempunyai bentuk dan warna sangat unik. Jenis cabe yang satu ini mempunyai rasa yang tidak terlalu pedas. Cabe ini biasa dimanfaatkan sebagai cabe konsumsi. Selain itu, tanaman cabe paprika sekarang ini juga sudah banyak digunakan sebagai tanaman hias.

Kandungan Gizi dan Manfaat Paprika

Perlu Anda ketahui bahwa jenis cabe ini ternyata menyimpan manfaat yang sangat luar biasa untuk kesehatan. Paprika memiliki banyak kandungan mineral dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Paprika merupakan salah satu sayuran yang memiliki jumlah kalori sangat rendah sehingga aman sekali untuk dikonsumsi oleh siapa saja. Tanaman cabe yang berasal asli dari Amerika Selatan ini sekarang sudah banyak ditanam dan dibudidayakan di negara Indonesia.

Kandungan Gizi

Paprika memiliki banyak kandungan vitamin B, vitamin C, dan juga betakaroten. Dalam setiap 100 gram paprika yang masih dalam keadaan segar memiliki kandungan  karbohidrat 4.4 gr, Ca 7.0 mg, protein 0.9 gr, lemak 0.3 gr,  vitamin A 540 IU, vitamin B1 22.0 mg, vitamin B2 0.002 mg, Fe 0.4 mg, p 22 mg, niacin 0.4 mg dan vitamin C 160 mg.

Selain itu, paprika juga memiliki kandungan asam askorbat yang nilai gizi dalam setiap 100 gram adalah 870 IU vitamin, 0.03 mg riboflafin, 29 mg Kalori, 11 mg Kalsium, dan 0.05 niacin.

Khasiat dan Manfaat Paprika untuk Kesehatan

Dengan berbagai macam kandungan gizi dan vitamin yang ada di dalam paprika, maka banyak sekali manfaat cabe ini untuk kesehatan. Adapun khasiat dan manfaat paprika untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Dapat Mencegah Penyakit Kanker Paru-Paru dan Kanker Kulit

Paprika mengandung betakaroten yang memiliki peran penting sebagai antioksidan alami dalam tubuh. Antioksidan alami inilah yang bermafaat untuk menghambat serta mencegah perkembangan sel-sel kanker.

Dengan mengonsumsi paprika maka bisa menurunkan resiko terkena berbagai macam penyakit kanker seperti penyakit kanker paru-paru dan juga kanker kulit.

  1. Dapat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Paprika memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi terutama dalam jenis paprika merah. Vitamin C tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh manusia atau yang biasa disebut dengan imunitas.

Dengan adanya kandungan vitamin C yang sangat tinggi ini maka daya tahan tubuh akan selalu terjaga sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit. Kandungan vitamin C yang dimiliki oleh paprika ini bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan buah jeruk.

  1. Menyehatkan Mata

Paprika memang memiliki kandungan betakaroten dan vitamin A yang sangat tinggi. Terutama dalam jenis paprika merah yang bahkan memiliki kandungan vitamin A 3.131 IU. Vitamin A sendiri sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

Dengan mengonsumsi paprika maka bisa membantu untuk menyehatkan mata. Selain itu, kandungan vitamin A yang tinggi juga bisa mencegah berbagai macam penyakit pada mata.

  1. Dapat Mencegah Kanker Prostat

Paprika juga kaya akan kandungan likopen yang memiliki manfaat penting dalam mencegah resiko terjadinya kanker prostat. Seorang pria yang telah mengonsumsi likopen dalam jumlah yang cukup banyak maka mempunyai resiko terkena penyakit kanker prostat yang sangat rendah.

Dengan demikian mengonsumsi cabai paprika bisa membatu untuk mencegah penyakit kanker prostat. Maka dari itu, usahakan untuk sering mengonsumsi jenis cabai yang satu ini.

  1. Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma

Mengonsumsi paprika secara rutin diketahui mampu untuk meningkatkan kualitas seksual pada kaum pria.  Hal tersebut dikarenakan adanya kandungan dalam cabai paprika, yaitu kandungan likopen.

Likopen diyakini mampu untuk meningkatkan jumlah sperma pada pria. Selain itu, likopen juga bisa memperbaiki struktur sperma dan bahkan bisa meningkatkan agresivitas.

  1. Dapat Menyehatkan Kulit

Kandungan vitamin C yang sangat tinggi dalam cabai paprika memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Mengonsumsi cabai paprika bisa membantu untuk meremajakan kulit serta menjaga kulit agar tetap sehat.

  1. Sebagai Antioksidan dan Anti Inflamasi

Dalam cabai paprika terdapat kandungan phytochemical dan juga betakaroten. Kedua kandungan inilah yang berperan sebagai agen anti inflamasi dan antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh

  1. Dapat Menurunkan Kolesterol

Sama dengan cabai pada umumnya, paprika juga memiliki kandungan zat capcaisin. Kandungan inilah yang memiliki manfaat penting untuk dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

Dengan mengonsumsi paprika secara rutin maka bisa membantu untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam darah. Selain dapat menurunkan kadar kolesterol, zat capsaicin ini juga memiliki manfat dalam meredakan nyeri dan bahkan bisa mengontrol diabetes.

  1. Menyehatkan Secara Mental

Kandungan vitamin dalam jumlah banyak pada paprika ternyata juga memiliki manfaat untuk dapat mempertahankan kesehatan otak dan mental. Maka tak heran jika paprika dinobatkan sebagai salah satu makanan terbaik dalam menyehatkan otak.

Selain itu, vitamin B6 yang ada dalam paprika juga dapat mendongkrak kadar hormon norepinephrine dan serotonin, keduanya sangat identik sekali dengan hormon kebahagiaan. Jika kadar kedua hormon tersebut dalam tubuh cukup tinggi, maka energi, mood, dan konsentrasi seseorang bisa semakin membaik.

Tidak hanya itu saja, kandungan vitamin B6 ini juga dapat mengurangi resiko agar terhindar dari penyakit demensia atau alzheimer.

  1. Sehat Bagi Kehamilan

Kandungan folat yang ada di dalam paprika ternyata sangat baik untuk kesehatan ibu hamil. Seperti yang kita ketahui bahwa kandungan folat memiliki peran sangat penting dalam masa kehamilan.

Hal tersebut karena kandungan folat mampu untuk mencegah bayi lahir dengan catat. Selain itu, kandungan folat juga dapat menjaga kesehatan janin agar selalu dalam keadaan sehat. Tak hanya itu saja, folat juga bisa membantu tubuh dan juga organin agar bisa berkembang dengan sempurna.

  1. Dapat Mencegah Anemia

Paprika merah juga memiliki kandungan zat besi dan juga kandungan vitamin C dalam jumlah banyak. Kedua jenis kandungan inilah yang memiliki peran untuk dapat membantu penyerapan zat besi sehingga nantinya akan terhindar dari penyakit anemia.

  1. Dapat Mencegah Katarak

Selain dapat menjaga kesehatan mata, paprika juga bisa mencegah resiko terkena penyakit katarak. Hal ini dikarenakan adanya enzim tertentu yang ada di dalam paprika seperti leutin, dimana enzim tersebut mampu untuk mencegah katarak di usia senja.

Ketika Anda membeli paprika, maka sebaiknya memilih paprika yang organik karena sudah pasti jauh lebih terjamin dan bebas dari pestisida yang berbahaya. Jika Anda mungkin merasa alergi maka usahakan untuk segera berhenti dalam mengonsumsi paprika jika sudah muncul gejala alergi.

Beberapa tanda yang menandakan bahwa Anda mengalami alergi setelah mengonsumsi sayuran yang satu ini adalah gatal-gatal, gangguan sistem pernafasan, ekstim, dan juga gangguan pada sistem pencernaan.

Demikian penjelasan dari kami mengenai “Kandungan Gizi dan Manfaat Paprika”. Semoga apa yang telah kami sampaikan pada pembahasan kali ini bisa bermanfaat bagi Anda.

 

Khasiat dan Manfaat Cabe Untuk Kesehatan

Khasiat dan Manfaat Cabe Untuk Kesehatan

Khasiat dan Manfaat Cabe Untuk Kesehatan

Buah cabe merupakan buah yang mempunyai rasa sangat pedas. Buah ini juga memiliki kandungan berbagai mineral dan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Dibalik rasanya yang sangat pedas dan banyak sekali orang yang kurang menyukai sayuran ini, ternyata cabe mempunyai manfaat yang sangat luar biasa dalam menjaga kesehatan tubuh Anda.

Hal tersebut dikarenakan cabe memiliki kandungan vitamin C yang sangat banyak dan juga vitamin A yang memiliki kandungan betakaroten. Kedua vitamin ini memiliki peran penting menjadi antioksidan alami yang sangat kuat. Selain itu, kedua vitamin ini juga memiliki manfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat menangkal radikal bebas.

Zat capsaicin yang dapat memberikan efek pedas pada buah cabe ternyata mempunyai manfaat sebagai anti-diabetes, anti-karsinogenik, anti-bakteri, dan juga bersifat analgesik. Dengan mengonsumsi buah cabe secara rutin bisa memberikan efek positif untuk kesehtan tubuh dan mampu menurunkan resiko beberapa penyakit yang berbahaya.

Kandungan Gizi dari Cabe

Berikut ini adalah kandungan gizi yang dimiliki setiap 100 gram buah cabe:

Senyawa Kadar Nutrisi Persen dari Kebutuhan Harian
Energi (kalori) 40,00 2,00
Karbohidrat (g) 8,81 7,00
Protein (g) 1,87 3,00
Lemak total (g) 0,44 2,00
Serat (g) 1,50 3,00
Folat (µg) 23,00 6,00
Niasin (mg) 1,244 8,00
Asam pantotenan (mg) 0,201 4,00
Piridoksin (mg) 0,506 39,00
Riboflavin (mg) 0,086 6,50
Taimin (mg) 0,72 6,00
Vitamin A (UI) 952,00 32,00
Vitamin C (mg) 143,70 240,00
Vitamin E (mg) 0,69 4,50
Vitamin K (µg) 14,00 11,50
Natrium (mg) 9,00 0,50
Kalium (mg) 322,00 7,00
Kalsium (mg) 14,00 1,50
Tembaga (mg) 0,129 14,00
Besi (mg) 1,03 13,00
Magnesium (mg) 23,00 6,00
Mangan (mg) 0,187 8,00
Fosfor (mg) 43,00 6,00
Selenium (µg) 0,50 1,00
Seng (mg) 0,26 2,00
β-karoten (µg) 534,00
a-karoten (µg) 36,00
 β- kriptosanin (µg) 40,00
Lutein-zeasantin (µg) 709,00

Khasiat dan Manfaat Cabe

Kandungan gizi yang dimiliki cabe memang sangat banyak, dimana kandungan tersebut menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Adapun khasiat dan manfaat cabe untuk kesehatan adalah sebagai berikut:

Khasiat dan Manfaat Cabe Untuk Kesehatan

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi buah cabe memiliki manfaat untuk dapat menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan cabe mampu membakar lemak dalam tubuh secara cepat, sehingga cabe sangat baik sekali untuk dikonsumsi bagi Anda yang sedang mengalami masalah kelebihan berat badan atau obesitas.

  1. Dapat Meringankan Sakit Gigi

Cabe memiliki manfaat dalam meringankan sakit gigi. Hal ini karena adanya kandungan zat capsaicin yang ada di dalam buah cabe bersifat analgesik. Kandungan inilah yang berkhasiat untuk dapat mengurangi rasa sakit.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Cabe memiliki peran sebagai pendetoks alami, karena mampu untuk membersihkan limbah dari dalam tubuh dan dapat meningkatkan asupan nutrisi ke dalam jaringan tubuh.  Selain itu, cabe juga memiliki peran sangat penting sebagai detoxicants pencernaan. Dengan demikian cabe nantinya dapat membantu dalam memproses pencernaan makanan.

  1. Anti Bakteri

Zat capsaicin yang ada di dalam buah cabe juga memiliki sifat anti-bakteri. Sifat anti-bakteri ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, dimana berkhasiat untuk dapat menurunkan resiko terkena berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh bakteri parasit.

  1. Sebagai Penghilang Rasa Sakit

Cabe mampu untuk merangsang pelepasan endorfin yang dapat menimbulkan efek penghilang rasa sakit secara alami.  Maka dari itu, cabe mampu untuk mengurangi rasa sakit yang biasa diakibatkan oleh penyakit herpes, rheumatik, diabetes, dan juga kejang otot.

  1. Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin A dan vitamin C yang ada di dalam buah cabe memiliki peran sebagai antioksidan alami yang sangat kuat. Antioksidan alami ini memiliki manfaat untuk dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia atau imunitas. Tak hanya itu, antioksidan alami ini juga dapat melawan radikal bebas.

  1. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Buah cabe sangat baik untuk Anda konsumsi. Hal ini karena buah cabe tidak memiliki kandungan kolesterol sama sekali atau bisa dikatakan 0 kolesterol. Maka dari cabe aa sangat baik untuk dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.

  1. Sebagai Anti Infeksi

Cabe juga memiliki kandungan antibiotik yang mampu untuk melawan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri. Cabe bisa mempercepat untuk membawa darah yang masih segar ke daerah infeksi. Dengan demikian darah akan melawan berbagai macam bakteri penyebab infeksi secara cepat.

  1. Dapat Menurunkan Resiko Penyakit Kanker Usus Besar

Asam folat, vitamin C dan juga betakaroten yang ada di dalam buah cabe memiliki khasiat untuk dapat menurunkan resiko terkena penyakit kanker usus besar. Manfaat ini sebenarnya sudah diketahui sejak lama.

Selain itu, cabe juga memiliki kandungan lycopene cartonoid yang memiliki manfaat tak kalah pentingnya. Beberapa kandungan tersebut diketahui sangat berkhasiat untuk mencegah resiko terkena penyakit kanker.

  1. Mengurangi Resiko Penyakit Paru-Paru

Mengonsumsi buah cabe bisa membantu untuk meningkatkan sistem metabolisme dalam tubuh. Selain itu, juga dapat mengatasi hidung yang tersumbal. Hal ini tentunya bisa membantu untuk memperlebar saluran udara ke paru-paru yang bisa mengurangi bengek dan asma.

  1. Mencegah Serangan Jantung

Cabe memiliki kandungan asam folat dan vitamin B. Vitamin B sendiri mampu untuk bisa mengurangi tingkat homocystine yang tinggi yang bisa mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah.

Hal tersebut sangat berkaitan erat dengan semakin meningkatnya resiko penyakit stroke dan juga stroke. Tidak hanya itu, vitamin B juga dapat mengubah homocysteine untuk menjadi molekul lain yang memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol.

  1. Dapat Mengurangi Radang Paru-Paru

Mengonsumsi buah cabe yang mengandung banyak vitamin A bisa membantu untuk mengurangi radang paru-paru akibat dari asap rokok. Benzopyrene merupakan sebuah zat kimia paling berbahaya yang ada di dalam asap rokok bisa merusak vitamin A di dalam tubuh. Vitamin A dalam cabe setidaknya mampu untuk menggantikan vitamin A yang telah rusak tersebut.

Efek Samping Mengonsumsi Buah Cabe

 

Meskipun mempunyai khasiat dan manfaat yang sangat luar biasa, mengonsumsi buah cabe ternyata juga bisa menimbulkan efek buruk bagi orang-orang yang sangat sensitif terhadap rasa pedas.

Bagi Anda yang tidak tahan maka bisa menimbulkan rasa panas di mulut, lidah dan tenggorokan. Bahkan bisa mengakibatkan iritasi cukup parah dalam usus. Iritasi yang terjadi pada usus bisa mengakibatkan sakit perut dan juga mencret. Maka dari itu, jangan sampai mengonsumsi buah cabe secara berlebihan.

Konsumsilah buah cabe yang masih dalam keadaan segar dan sehat, karena buah cabe yang sudah berjamur terdapat senyawa kimia yang disebut dengan aflatoksin. Senyawa ini bisa mengakibatkan penyakit kanker hati, usus, dan lambung.

Demikian penjelasan kami mengenai manfaat cabe untuk kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat.

 

 

Cara Budidaya Cabai Yang Unggul

Cara Budidaya Cabai Yang Unggul

Cara Budidaya Cabai Yang Unggul Dan Tahan Virus Dengan Pemilihan Varietas Cabai Yang Benar

Pada musim hujan seperti ini permintaan cabai tetap terus meningkat di pasaran hal ini sayangnya berbanding terbalik dengan tingkat produktivitas cabai yang kian menurun pada saat musim hujan datang. Karena banyaknya petani yang mengalami gagal panen karena tanaman cabai ya banya yang busuk karena serangan virus. Seperti yang kita tahu saat musim hujan mengakibatkan tanaman cabai memiliki kondisi lahan yang lembab sehingga peningkatan berbagai jenis hama, penyakit dan virus semakin pesat dengan kondisi seperti ini. Namun bukan menjadi alasan jika kita bisa melakukan pencegahan di awal. Salah satu bentuk pencegahan  dalam menanam tanaman cabai pada musim hujan adalah dengan melakukan pemilihan varietas cabai yang berkualitas baik.

Secara agronomis varietas cabai sendiri sebenarnya sudah dibedakan menjadi dua tipe atau jenis, yaitu varietas hibrida dan varietas non hibrida.

Varietas hibrida adalah jenis varietas turunan yang pertama atau biasa disebut F1 dari hasil persidangan dua galur murni.

Sedangkan untuk varietas non hibrida merupakan galur murni yang bersifaf memiliki sari yang bebas, dalam artian lain bisa diperbanyak atau dikembangkan tanpa harus melakukan persidangan layaknya varietas hibrida.

Melalui hasil persilangan antara dua induk tanaman varietas hibrida lebih memiliki keunggulan dibandingkan dengan varietas non hibrida. Salah satu keunggulan itu bisa dilihat dari potensi hasil yang bisa melebihi dari pada kedua indukan nya.

Maka tidak heran jika varietas hibrida semakin banyak dijadikan pilihan oleh para petani cabai karena potensi hasil dan keuntungan secara komersial lebih besar.

Tetapi selain keunggulan tersebut, varietas hibrida juga memiliki kekurangan yaitu biji yang diambil untuk pembibitan pada musim tanam selanjutnya sebaiknya tidak digunakan, karena varietas tersebut pasti akan mengalami ssegregasi. Artinya keturunan dari varietas hibrida tersebut akan kehilangan kualitas dan keunggulannya bila dilakukan penanaman kembali. Kondisi inilah yang mengharuskan petani untuk tidak menggunakan benih hibrida lagi, sebaiknya membeli benih hibrida yang baru di toko pertanian. Sehingga potensi keuntungannya akan tetap terjaga atau bahkan akan terus meningkat.

Berbicara mengenai keuntungan dalam budidaya cabai merah besar ini, sudah tentu akan menuai kesuksesan jika kita bisa konsisten dalam menjalankannya. Karena potensi hasil budidaya cabai merah besar sendiri bisa mencapaimaksimal.ntuk setiap satu hektare nya. Itu pun bisa lebih jika pengelolaan dan perawatan cabai bisa maksimal.

Dan secara komersial atau perhitungan secara nominal ya setiap satu hektare lahan petani cabai merah besar bisa memperoleh penghasilan hi gga 220 juta rupiah. Dengan kalkulasi saat harga cabai besar merah dalam hitungan. Murah, dengan taksiran 10 ribu rupiah untuk satu kilonya. Dan hasil bisa berlipat jika harga cabai melambung tinggi hingga mencapai 30 ribu rupiah sampai 50 ribu rupiah perkilonya.

Tetapi yang disayangkan potensi maksimal tersebut sangat jarang atau belum pernah tercapai saat ini. Karena selama ini produktivitas cabai merah besar rata-rata hanya bisa menghasilkan 8,47 ton saja untuk setiap hektar nya.

Data tersebut yang di keluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahu 2016 yang lalu. Melalui catatan BPS luas area penanaman cabai merah besar di seluruh wilah di Indonesia mencapai 123.404 hektar. Dari lahan pertanaman cabai merah besar seluas itu Sayangnya hanya mampu menghasilkan 1.045.587 ton, yang artinya rata-rata dalam satu hektar hanya akan menghasilkan 8,47 ton saja.

Angka produktivitas cabai merah besar bisa tergolong rendah hal ini salah satunya disebabkan oleh hama dan penyakit. Dan jenis penyakit cabai merah besar yang sering ditemukan adalah penyakit bulai atau keriting bulai. Penyakit ini memberikan dampak tanaman cabai merah besar mengalami serangan penyakit kuning sehingga menyebabkan turunnya hasil produktivitas cabe merah besar.

Penyakit bulai atau dikenal juga dengan penyakit virus kuning atau virus belang disebabkan oleh ada ay virus gemini. Dan berdasarkan perhitungan ya virus ini bisa menyebabkan para petani cabai merah besar kehilangan hasil panen dengan prosentase antara 20% hingga 100%.(gagal panen).

Dan yang menjadi masalah saat ini serangan virus gemini ini belum bisa diatasi sepenuhnya, sehingga masalah ini selalu menjadi tantangan tersendiri saat memutuskan untuk menjalankan budidaya tanaman cabai merah besar. Karena hingga saat ini belum ada satupun varietas cabai merah besar unggul yang bisa tahan terhadap

Serangan virus gemini selama ini belum bisa diatasi atau belum sepenuhnya teratasi. Hingga saat ini belum ada satupun varietas cabai unggul yang tahan terhadap virus gemini.

Pemerintah tidak tinggal diam untuk mengatasi masalah produksi cabai merah besar (CMB) nasional yang terus menurun. Balitbangtan berupaya sekuat tenaga untuk menghasilkan benih cabai unggul tahan virus gemini.

Pada 23 Mei Tahun 2018 lalu Balitbangtan (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) telah merilis varietas baru cabai merah besar tahan virus gemini, yaitu “CARVI AGRIHORTI“.

Cara Budidaya Cabai Yang Unggul

Ciri – ciri yang bisa dilihat dari Varietas Cabai Merah Besar CARVI AGRIHORTI adalah :

  • Kadar capsaicin mencapai 2.6 mg
  • Pertumbuhan kompak
  • Tinggi 75-90 cm
  • Awal berbunga usia 46 hari
  • Awal panen 91-95 hst
  • Sesuai pada dataran 500-1400 mdpl

Beberapa Varietas cabai merah besar tahan virus gemini seperti yang disebutkan di atas, merupakan hasil kolaborasi pemulia Balitbangtan (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) dari BB Biogen dengan Balitsa (Balai Penelitian Tanaman Sayuran). Keunggulan dari varietas cabai merah besar “Carvi Agrihorti” adalah memiliki mutu yang lebih baik dengan produktivitas lebih tinggi dan tahan penyakit bulai termasuk virus gemini.

 Hal ini dibuktikan dengan penelitian Varietas cabai merah besar “CARVI AGRIHORTI” di berbagai daerah dan lokasi di Indonesia yang hasilnya menyatakan varietas ini tahan terhadap serangan virus gemini.

 Tidak hanya itu, untuk meyakinkan para petani dan pelaku budidaya cabai merah besar, ternyata benih cabai “CARVI AGRIHORTI” juga telah didaftarkan dan lulus uji sebagai cabai yang  tahan terhadap serangan virus gemini dan telah dilepas (release) oleh Balitbangtan pada 23 Mei 2018. Varietas unggul baru (VUB) cabai besar Balitbangtan ini telah dilepas berdasarkan SK Nomor 051/Kpts/SR.120/D.2.7/5/2018 tentang Pemberian Tanda Daftar Varietas Tanaman Hortikultura.

Agar lebih jelas lagi, berikut ini penjelasan tentang keunggulan lainnya yang dimiliki oleh Varieatas Cabai Merah Besar “CARVI AGRIHORTI” :

  1. Memiliki ketahanan yang tinggi termasuk serangan virus gemini yang bisa mengakibatkan penyakit bulai/ keriting bulai/ belang.
  2. Hasil produktivitas lebih tingga bahkan bisa mencapai 2,5 kali lebih banyak dari varietas cabai pada umumnya.
  3. Tingkat potensi hasil juga tinggi yaitu antara 22 sampai 23 ton setiap hektare nya.
  4. Kualitas dan mutu lebih baik dibanding jenis cabai merah biasa.
  5. Memiliki rasa yang lebih pedas karena memiliki kandungan capsaicin yang lebih tinggi.
  6. Agak toleran terhadap Thrips (pengisap daun)

Demikian penjelasan kami tentang “CARA BUDIDAYA CABAI YANG UNGGUL DAN TAHAN VIRUS DENGAN PEMILIHAN VARIETAS CABAI YANG BENAR”. Semoga Artikel kali ini bisa bermanfaat bagi Anda.