Bawang Merah Hidroponik Sederhana Hasil Melimpah

Bawang Merah Hidroponik Sederhana Hasil Melimpah

Bawang Merah Hidroponik Sederhana Hasil Melimpah

Bawang merah merupakan salah satu bumbu masak yang pastinya harus ada di dapur, tanaman yang berasal dari Iran dan Pakistan ini biasanya dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim kering, suhu sedikit panas, dan juga tempat terbuka, untuk itu dapatkah bawang merah ditanam menggunakan metode hidroponik?

Pada jaman sekarang ini, jawabanyya adalah bisa, karena hampir semua jenis tanaman dan varietasnya sebenarnya dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik, entah itu tanaman sayuran daun, sayuran buah, tanaman umbi maupun tanaman buah atau tanaman hias sekalipun.

Bawang Merah Hidroponik Sederhana Hasil Melimpah

Kita intip sekilas tentang  hidroponiker (sebutan keren untuk pembudidaya tanamn melalui sistem hidroponik) yaitu ibu Petty Fathiyah, beliau adalah salah satu seorang master hidroponik yang berhasil menanam bawang merah dengan menggunakan sistem hidroponik.  Berikut tips cara budidayanya:

Tahapan cara menanam bawang merah hidroponik:

Pertama, siapkan alat dan bahan.

Hanya untuk skala hobi, alat yang digunakan dalam menanam bisa dari barang bekas, entah itu botol bekas, atau toples sosis . hal ini juga bisa jadi alternatif untuk tidak mengeluarkan biaya berlebih dan tentunya lebih bisa memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai serta mengurangi pencemaran lingkungan karena sampah yang susah terurai. Okeh, kita lanjut dipembahasan alat dan bahan, berikut alat dan bahan untuk menanam bawang merah hidroponik:

  • Pot, pot bisa menggunakan pot jadi atau dari barang bekas, mengapa menggunakan barang bekas, diatas ada keterangannya.
  • Tandon nutrisi dapat menggunakan botol bekas, toples bekas, kita ulangi lagi mengapa menggunakan barang bekas, diatas ada keterangannya.
  • Gunting, pisau cutter
  • Kain flanel untuk sumbu
  • Media tanam dapat menggunakan cocopeat atau arang sekam
  • Tentunya bibit bawang merah
  • Nutrisi ab mix
  • PH meter
  • TDS meter
  • Air

Kedua, persiapan pot dan tandon nutrisi untuk bawang merah hidroponik

Pot dan tandon , dapat menggunakan dari barang bekas, entah itu botol bekas, atau toples sosis . hal ini juga bisa jadi alternatif untuk tidak mengeluarkan biaya berlebih dan tentunya lebih bisa memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai serta mengurangi pencemaran lingkungan karena sampah yang susah terurai menggunakan barang-barang bekas yang ada dirumah anda, misalnya toples yang sudah tidak terpakai atau botol bekas.

Baca Juga : tabel nutrisi hidroponik

Disini Bu Petty Fathiyah juga menggunakan toples bekas sebagai tandon nutrisi akan tetapi kali ini pot menggunakan pot jadi. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Pertama adalah mempersiapkan pot dan tandon nutrisi, perlu diingat saat ingin membeli pot jadi, ukurannya pot disesuaikan dengan ukuran toples tau tandon nutrisi.
  2. Kemudian bagian tutup toples dilubangi sesuai bentuk dan ukuran potnya
  3. Oh iya jangan lupa buat lubang udara pada bagian samping toples ukurannya terserah anda, yang penting jangan lebar-lebar sampai 3 cm.
  4. Gunting kain flanel(sumbu) lalu pasang pada pot.
  5. Kemudian masukkan media tanam pada pot
  6. Tandon di cat warna hitam agar larutan nutrisi tidak ditumbuhi lumut.

Ketiga  persiapan media tanam bawang merah hidroponik

Untuk media tanam dapat menggunakan arang sekam atau menggunakan sabut kelapa (cocopeat). Bila menggunakan keduannya gunakan perbandingan 1:1. Lalu media tanam yang dipilih(arang sekam/cocopeat) masukkan kedalam pot. Hampir lupa masukkan sumbu yang terbuat dari kain flanel terlebih dahulu, baru kemudian masukkan media tanam

Persiapan Bibit Bawang Merah Hidroponik

Bibit bawang merah dapat diperoleh dari dapur, untuk mengenali ciri-ciri bawangg merah yang baik untuk bibit, kita bisa memilih yang benar-benar tua dan tentunya kering tau dengan ciri fisiknya mempunyai warna mengkilat dan padat serta sedikit mempunyai calon akarnya. Stelah tersedia bawang merahnya kemudian potong  sedikit bagian ujung bawang merah ya kurang lebih 1/5 ukurannya.

Cara penanamannya secara hidroponik

  • Pertama sirami terlebih dahulu media tanam menggunakan air tanpa nutrisi
  • Setelah media tanam basah, benamkan setengah bagian umbi bawang merah ke media tanam.
  • Lalu letakkan pot berisi media tanam dan bibit tersebut pada tempat yang teduh sampai tunas bawang merah tumbuh.
  • Setelah tunas muncul, isikan tandon nutrisi dengan nutrisi ab mix, sedikit-sedikit perkenalkan sinar matahari secara penuh.

Kebutuhan ppm bawang merah hidroponik

pH ideal untuk tanaman bawang merah atau tanaman lainnya adalah 5.5 – 6.5

  • Pada minggu ke 1 atau umur bawang merah dari ditanamnya bibit bawang merah (mulai muncul tunas) sampai 7 hari, kadar nutrisi yang diberikan sebanyak 400 ppm
  • Pada minggu ke 2, kadar nutrisi yang diberikan sebanyak 800 ppm.
  • Pada minggu ke 3, kadar nutrisi yang diberikan sebanyak 1000 ppm
  • Pada miinggu ke 4, kadar nutrisi yang diberikan sebanyak 1000 ppm
  • Pada minggu ke 5,  kadar nutrisi yang diberikan sebanyak 1000 ppm
  • Pada minggu ke 6 sampai umur 60-65 hari (panen),  kadar nutrisi yang diberikan sebanyak 1200 ppm

 

Pemeliharaan dan perawatan bawang merah

Pemeliharaan dan perawatan yaitu suatu kegiatan yang harus wal wajib dilakukan agar tanaman kita khusnya tanaman bawang merah hidroponik yang di tanam tadi bisa tumbuh subur, maksimal dan sesuai harapan kita. Merawat serta memelihara tanaman bawang merah hidroponik sebenarnya sih tidaklah sulit dan rumit.

Seperti banyak tanaman hidroponik yang lain, kegiatan harus wal wajibnya tidak boleh ditinggalkan dalam budidaya bawang merah hidroponik yaitu selalu memastikan kebutuhan nutrisi dalam tandon tetap terpenuhi sesuai umur tanaman bawang merah dan selalu menjaga pH larutan nutrisi dan pH air tetap stabil. Cek ricek secara rutin dan berkala larutan nutrisinya pada tandon, jangan sampai tandon tidak isi dan kering. Oh iya jangan sampai ketinggalan cek pH air dan pH larutan nutrisi pada tandon dengan menggunakan alat pengukur yaitu pH meter secara berkala.

Pemanenan

Pemanenan bawang merah hidroponik ini membutuhkan waktu 60-65 hari pasca bibit ditanam atau bila daun bawang merah sudah mulai merebahdan menguning. Bila ingin menyisakan bawang merah untuk bibit lagi, biarkan bawang merah sampai tua atau kulitnya sedikit mengkilap lalu jemur sampai kering, untuk menghindari serangan jamur.

Demikian cuplikan cara menanam bawang merah hidroponik sistem wick dengan barang seadanya dan tentunya murah yang dilakukan oleh master hidroponik Bu Petty Fathiyah. mungkin seperti halnya penulis lain, saya masih belajar menulis artikel tentang tanaman ini dan juga mungkin saya tidak bisa spesifik menjelaskan cara pembuatannya.

Sebagai penulis berharap dengan adanya artikel dan cara ini kita tidak perlu bingung memikirkan biaya untuk membeli perlengkapannya yang mahal, cukup dengan bahan yang banyak kita temui di sekitar rumah yang ssering kita menganggapnya sampah tak berguna. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi ya sobat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *